Tolak

Urusan ditolak sebenarnya urusan yang sederhana. Ditolak cintanya, ditolak lamarannya, ditolak ajakannya. Apalagi? Banyaklah. Segala sesuatu yang tidak secara otomatis bisa ‘klik’ melibatkan kedua belah pihak selalu menyimpan dua potensi: diterima atau ditolak. Jadi mestinya ya urusan ditolak adalah hal yang sederhana dan wajar. Tetapi penyikapan atas penolakan itulah yang terkadang membuatnya menjadi rumit.

Dalam Satu Genggaman

Menuliskan postingan ini (17/11) dan postingan sebelumnya, saya menggunakan aplikasi di handphone. Biasanya saya ngeblog ya hanya via laptop. Dengan menggunakan aplikasi di handphone, ngeblog jadi lebih ringkas karena saya tak lagi ribet mindahin data dari handphone ke laptop. Apalagi handphone dan laptop saya itu keduanya tak seiman yang bikin perlu beberapa penyiasatan agar keduanyaLanjutkan membaca “Dalam Satu Genggaman”

Digugu bukan Diguyu

nek wong tuwek iku biasane omongane digugu karo sing enom, tapi yo ono ae sing omongane malah diguyu sing enom Quote di atas nemu di salah satu whatsapp group. Tidak persis sih, tapi hampir dipastikan tidak jauh berbeda dengan apa yang dimaksudkan. Quote dalam bahasa Jawa yang terjemahan bebas dalam bahasa Indonesia adalah “kalau orangLanjutkan membaca “Digugu bukan Diguyu”

Sholat Id di Musim Pandemi

Pandemi ini, yang diawali sejak tahun kemarin dan entah kapan benar-benar berlalu, telah mengubah banyak hal kebiasaan-kebiasaan kita. Salah satunya, kapan lagi kita yang awam ini naik pangkat jadi imam sholat Id kalau bukan di musim pandemi. Saya mengalaminya sebagaimana bapak-bapak muslim yang lain di Idul Fitri 1441 H setahun yang lalu dengan menjadi imamLanjutkan membaca “Sholat Id di Musim Pandemi”

Nopember

Yang baku adalah November. Bukan Nopember. Tetapi karena sudah terlanjur melekat menjadi nama, jadilah Nopember adalah kesalahan yang menjadi benar untuk penulisan nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang biasa disingkat menjadi ITS. Salah satu kampus yang ajeg menghuni peringkat atas kampus di Indonesia bersama kampus negeri yang lebih dahulu lahir, seperti Universitas Indonesia, Universitas GajahLanjutkan membaca “Nopember”

Catatan tentang Corona: Pagebluk

Semalam (19/6) ketika ketiban sampur menjadi moderator diskusi rutin Kelompok Kajian Jumat Malam (K-JAM, tentang aktivitasnya bisa baca di sini), saya diingatkan akan sebuah kata yang nyaris terlupakan: pagebluk. Bang Teddy Wibisina yang malam itu menjadi pembicara tamu, menyampaikan materi tentang kesiapan kesediaan pasokan obat dan APD (alat pelindung diri, banyak yang sering kepleset jadiLanjutkan membaca “Catatan tentang Corona: Pagebluk”

In memoriam: Mohamad Hasan Gatot Soebroto

Atlethics is my life Rasanya tak ada yang bakal menyangsikan jika kutipan di atas dinyatakan sebagai kutipan dari Bob Hasan. Bagaimana tidak, Bob Hasan memang lekat dengan atletik Indonesia. Lebih dari 4 dekade beliau mendedikasikan diri menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Presiden Indonesia telah berkali berganti tetapi tetap saja BobLanjutkan membaca “In memoriam: Mohamad Hasan Gatot Soebroto”