Tutup

In memoriam: Badrus Syamsi

Bandung. Dua hari jelang pergantian tahun. Sejak siang macetnya ampun-ampun. Perjalanan balik ke Jakarta pun hingga tengah malam belum sampai juga. Seisi mobil sudah tertidur, sementara saya yang di belakang setir mencoba melawan ngantuk dan jenuh. Antara ada dan tiada. Tiba-tiba, kedua lengan bawah tangan saya yang pegang setir terasa hangat, padahal mestinya sama dinginnya dengan temperatur AC mobil. Aneh.

Baca Selengkapnya

In memoriam: Cak Man

Kami memanggilnya Cak Man. Malah nama lengkap almarhum kami ketahui belakangan. Zaman masih mahasiswa dulu, selain the famous Cak Rie, Cak Man adalah salah satu sosok yang akrab dengan mahasiswa FTK ITS. Berbeda dengan Cak Rie yang ngetop dengan bakso dan gaulnya ikutan kegiatan ramai-ramai, Cak Man adalah karyawan yang banyak bertugas sebagai kurir. Kerjaannya ke sana ke mari. Sosoknya grapyak, gemar menolong dan tak pelit berbagi informasi penting. Sosok Cak Man penting bagi kami.

lebih lanjut …

A Star is Born

Anneth Delliecia Nasution. Nama itu seperti terlahir menjadi bintang baru industri musik Indonesia (14/12). Usianya baru tiga belas tahun saat ia memenangi ajang pencarian bakat Indonesian Idol Junior 2018. Penampilan yang konsisten sepanjang ajang, total 16 lagu, layak mengantarkannya sebagai bintang baru.

Baca Selengkapnya

Bukan Spanduk Isapan Jempol

Spanduk di foto tersebut adalah spanduk yang biasa saya baca karena terpasang di lokasi saya biasa lari pagi. Sebuah peringatan buat warga agar hati-hati akan kemungkinan dijambret, dibegal atau dicopet. Entah apakah memang sering kejadian atau bentuk ketidakmampuan aparat. Alih-alih menangkap pelaku dan komplotan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, rupanya memberikan sebuah himbauan adalah sebuah aksi nyata yang bisa dilakukan saat tersebut.

Baca Selengkapnya

Rantang Meikarta

Sebuah guyonan lawas dengan kawan-kawan, “ati-ati lho rek, ojok sampek kene-kene iki kebagian ngeterno rantangan ke tahanan KPK, … “, sebuah guyonan satir yang saling mengingatkan agar kami-kami yang menginginkan Indonesia lebih baik salah satunya dengan berteriak anti korupsi, agar di kemudian hari tidak terlarut dalam pusaran bahaya laten korupsi. Rupanya guyonan itu terjadi beneran. Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Berita penangkapan kasus suap perijinan Meikarta yang baru saya ketahui Selasa (16/10) pagi, rupanya melibatkan seorang kawan baik, Fitradjaja Purnama. Baca Selengkapnya

#1048

Aku ingin melipat senja, seperti Sapardi melipat jarak untuk memproklamasikan bahwa Jakarta itu adalah cinta yang tak hapus oleh hujan pun tak lekang oleh panas, sekaligus menandaskan bahwa Jakarta itu kasih sayang.

Nyatanya, Jakarta itu senyap. Meski begitu, Sapardi benar: Jakarta dengan diammu adalah ruang lapang seluas angan-anganku. Bagaimana tidak? Dimana-mana kutemukan bayangmu. Baca Selengkapnya

In memoriam: Saminah

“Wis ayu ora? Mbok aku difoto …”

Saya dan bulik terkekeh mendengar permintaan itu di suatu pagi bulan September setahun yang lalu di ndalem dekat Kali Code, Yogyakarta. Serta merta dengan senang hati saya langsung berswafoto menanggapi permintaan Simbah. Dan jadilah itu foto terakhir saya dengan beliau. Waktu foto itu beliau berusia 96 tahun. Baca Selengkapnya

Menonton Bridge

“Ini bagaimana sih, menontonnya?” Suara putus asa terdengar dari seorang Bapak. Suara itu bercampur dengan suara-suara yang sibuk mengomentari distribusi papan bridge yang terpampang di layar.

“Maksudnya bagaimana pak?” terdengar suara Anhar Haitani, kawan pemain bridge dari Yogya, di baris belakang saya.

“Saya tadi (22/8) datang ke sini (Jakarta International Expo Kemayoran) mau menonton wushu. Tapi kata petugas tiket sudah habis dan diarahkan untuk menonton bridge saja. Saya masuk ke sini, eh, di layar cuma angka-angka saja.”

Baca Selengkapnya

%d blogger menyukai ini: