Sepertinya sejak zaman Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia aku kesulitan mengingat sebuah nama.
Waktu itu rasanya tiap hari bertemu banyak kawan-kawan baru dengan nama-nama baru yang menumpuk di ingatan sebuah hari tapi keesokan hari ketika bertemu mereka kembali aku tak serta merta mampu mengeluarkan nama mereka dari tumpukan ingatan kemarin.
Ya, ingatan kemarin pun tak mencatat ingatanku tentang nama padahal wajah mereka lekat betul kalau baru bertemu kemarin.
Sejak itu aku mencatat nama-nama baru dalam sebuah coretan di notes atau kertas seadanya. Cara baru ini terbukti membantu ingatanku mengingat nama.
Zaman terus melaju. Ingatanku yang buruk atas nama-nama baru tak kunjung sembuh seperti ingatan zaman Soeharto memimpin Rezim Orde Baru. Untung kemudian ada tradisi kartu nama. Dengan bertukar kartu nama aku jadi mengingat sebuah nama. Apalagi kemudian kini ada hp di genggaman, nama jadi mudah disimpan. Ribuan orang baru boleh datang, dengan search di phone book, ingatan kembali datang.
Tapi aku masih saja ketakutan: melupakan namamu.
Siapa tahu kelak alzheimer datang. Demensia kemudian tak lagi mampu mengembalikan ingatan istimewa tentang namamu.
Namamu itu sungguh istimewa. Hanya disebutkan dalam doa. Tak boleh muncul di dunia maya.
Meski sudah kujadikan namamu teristimewa menjadi password berbagai email dan password berbagai akun, tetap saja aku takut melupakan namamu. Hingga terniatkan sebuah cara: men-tattoo-kan namamu di jemari kiriku biar jika pas ikut aksi-aksi namamu akan ikut terkepalkan melawan ketidakadilan tiran.
Belum terealisasikan rencana tattoo itu, Tuhan punya rencana sendiri: lengan kiriku patah pada sebuah kecelakaan. Tak hanya tulang yang patah tapi juga memutus rangkaian syaraf dari lengan ke ujung jari-jari. Kini, tiap melihat jemari tangan kiri yang terapi menggenggam, kuingat namamu sebagai tattoo yang belum diwujudkan dan sebagai nama yang tak lagi bisa digenggam.
[kkpp, 01.01.2026]
Note: tulisan ini pernah diposting di akun instagram @tattock_ untuk Gerimis 30 Hari Desember 2025 pada hari ke-11.

Tinggalkan komentar