Tutup

#ILPShowcase: Bukan Sekedar Test Kuping

Suara Surabaya Centre masih terlihat lengang (30/6). Tempat yang baru saya search via aplikasi GPS malam ini, masih terlihat sepi. Parkiran masih lengang. Saya sempat ragu. Mungkin saya datang 30 menit terlalu awal. Undangan kawan mengantarkan saya ke sini. Katanya, Indra Lesmana punya project bikin grup progressive metal. Cukup menarik kan. Nama Indra Lesmana begitu lekat. Tak ada yang meragukan bakat dan maqomnya di dunia musik Indonesia. Dan pilihannya malam ini tampil dengan band baru bentukkannya dengan merekrut pemain-pemain musik lainnya memanfaatkan instagram, sungguh memancing keingintahuan telinga dhoif saya.  Baca Selengkapnya

In memoriam: Sutini

September 1993. Pintu pagar depan terkunci. Tak ada minicab Bapak. Thithut yang biasa menjaga pagar, sudah aku kuburkan dua bulan yang lalu tepat di bawah pohon kamboja di halaman depan. Sepi. Kemudian aku memutar rumah besar yang digunakan sebagai gedung sekolah TK, siapa tahu pintu belakang terbuka. Ternyata dalam keadaan terkunci juga. Tak ada tanda-tanda aktivitas Bapak, Ibu juga adik-adik. Pesan di kertas yang biasanya menjadi kebiasaan di keluarga kami juga tidak aku temukan. Baca Selengkapnya

Usil

Ada kolom pojok di Harian Kompas, sederhana hanya terdiri dari beberapa kalimat saja. Kadang tak dicari, tapi juga kadang sayang jika dilewatkan. Usai membacanya sering senyum-senyum sendiri. Senyum kecut atau malah tertawa lebar tergantung kadar bagaimana mencermati sebuah keusilan. Itulah dia, kolom Mang Usil, kolom yang konon hadir sejak pertama harian tersebut terbit di pertengahan 1965. Baca Selengkapnya

(Tetap) Musim yang Pantas Dikenang

Musim ini berakhir bagi Liverpool FC (LFC) Minggu dini hari (27/5) di Kyiv. Tak menyenangkan. Tapi tetap pantas ditempatkan sebagai salah satu musim yang perlu dikenang. Berakhir dengan kekalahan, tetapi bukan kekalahan sembarang, kekalahan di ajang final UEFA Champion League. Ya, inilah final UEFA Champion League ke-8 bagi Liverpool setelah final ke-7 sebelas tahun yang lalu. Sayang memang, gelar keenam tak datang pada musim ini.

IMG_7699

Tapi siapa yang di awal musim menyangka jika LFC  bakal melaju seperti ini? Baca Selengkapnya

In memoriam: Gatot Budiharto

Pak Gatot (duduk tengah) di antara beberapa kami sekelas, pas acara kelulusan, 25 tahun yang lalu

Sugeng tindak Pak Gatot …

Pamong matematika favorit dan juga wali kelas kami di kelas tiga SMA dulu telah dipanggil pulang ke Rahmatullah di bulan penuh berkah, Ramadan hari ketujuh 1439 Hijriah, siang tadi (23/5). Baca Selengkapnya

#925

Seribu seratus hari telah berlalu. Tiada cukupkah ruang sendiri ini telah cukup untuk menyiksa diri?

Siapa sangka ternyata ruang sendiri ini tak berbatas.

Pram pernah menasehati dalam gelap, mengisi hidup dan menyambung hidup adalah dua hal yang berbeda. Baca Selengkapnya

Meme

Saya harus berterima kasih kepada kawan Hendri Prakosa. Sore tadi (15/5) di antara riuhnya pembahasan di grup whatsapp, sebuah meme terasa menyegarkan.

Hahaha, segera saja meme itu menyebar ke lima grup whatsapp dan satu group telegram yang lain. Gakpapalah, seperti kata Abu Nawas, cara terbaik jika jadi bahan tertawaan, ya ikut tertawa terbahak. Apalagi, hahaha. Baca Selengkapnya

Lolongan Itu …

Malam kian larut. Di kantor hanya menyisakan ruangan saya yang masih diterangi lampu neon setelah beberapa kolega terdengar saling berpamitan. Tidak gelap-gelap amat ding, selasar dan gang masih benderang kok. Saya memang punya kebiasaan buruk. Kebiasaan bekerja di media cetak sebagai pengalaman kerja profesional pertama, terbawa dan mengurat hingga malam ini: pulang malam. One last man standing, kata teman-teman dulu. Sendiri? Gak juga. Kan ada pak penjaga keamanan. Tapi memang sih, dulu di kantor lama, bapak-bapak itu sering menanyakan karena hafal, “Pulang jam berapa, Pak? Kalau saya tertidur, dibangunkan saja Pak …”

Suatu hari mereka menanyakan, “Pak, kalau pulang malam begitu ada yang aneh-aneh gak Pak?” Baca Selengkapnya

Car Free Day dan Media Sosial

Apa yang menyamakan antara Car Free Day (CFD) dan medial sosial?

Yang satu di jalanan, yang satu di dunia maya. Keduanya menautkan publik untuk saling berinteraksi. Awalnya, CFD adalah sebuah ide untuk mengistirahatkan sebuah kota dari polusi kendaraan bermotor, barang dua-tiga jam, asal bisa mendapatkan udara segar sebagai balasannya. Sedangkan media sosial awalnya digunakan untuk saling menemukan teman, kawan, sahabat dan saudara yang terpisah hingga akhirnya menjadi media saling berbagi kabar. Senang ataupun susah dibagi bersama-sama. Rekatnya persahabatan dan persaudaraan didapatkan sebagai balasan mereka yang bermedia sosial.

Tapi begitulah. Ide awal bisa bergeser dari niatannya. Baca Selengkapnya

%d blogger menyukai ini: