#1701

Jumat ini (26/6) adalah hari Jumat terakhir di bulan Juni 2020. Siapa yang menyangka Liga Inggris punya juara di bulan ini. Hampir semustahil orang kebanyakan akan mengira hujan akan turun di bulan Juni sebelum Sapardi mempuisikannya. Biasanya Liga Inggris akan selesai di bulan Mei. Tapi musim ini memang pantas dikenang. Tiba-tiba pagebluk datang. Pertandingan ditunda padahal Liverpool FC sedang lucu-lucunya.

Lanjutkan membaca “#1701”

Catatan tentang Corona: Pagebluk

Semalam (19/6) ketika ketiban sampur menjadi moderator diskusi rutin Kelompok Kajian Jumat Malam (K-JAM, tentang aktivitasnya bisa baca di sini), saya diingatkan akan sebuah kata yang nyaris terlupakan: pagebluk. Bang Teddy Wibisina yang malam itu menjadi pembicara tamu, menyampaikan materi tentang kesiapan kesediaan pasokan obat dan APD (alat pelindung diri, banyak yang sering kepleset jadi ADP, inisial artis yang mestinya layak jadi maestro tapi sayangnya malah kepleset jadi artis fenomenal, eh … ) menghadapi pandemik Covid-19.

Lanjutkan membaca “Catatan tentang Corona: Pagebluk”

Tujuh Album Kesukaan

Suatu hari di facebook saya dapat notifikasi begini:

Day 2

I have accepted a challenge to post 7 albums I love (1 per day) from Tjahjono Soekardjo

No reviews, no explanations, just covers. Each day I will nominate a friend to take up this challenge.

Today I nominate Kurnia K.P. Pratomo

Lanjutkan membaca “Tujuh Album Kesukaan”

In memoriam: Glenn Fredly Deviano Latuihamallo

Tim Nicho atau tim Chicco?

Hah? Saya kebingungan dan gak ngeh dengan pertanyaan itu. Untung si penanya melanjutkan dengan memberi ‘clue’,

Lanjutkan membaca “In memoriam: Glenn Fredly Deviano Latuihamallo”

#1621

Kiri: akhir September 2017. Kanan: awal Maret 2020

JogjaROCKarta. Yogyakarta. Ngayogyakarta Hadiningrat. Jogja. Yogjo. Plat AB. Daerah Istimewa Yogyakarta. DIY. Keping Y di kumpulan keping A ke keping Z tentang saya (tentang keping-keping itu bisa baca di sini). Tetap saja selalu istimewa.

Lanjutkan membaca “#1621”

In memoriam: Mohamad Hasan Gatot Soebroto

Atlethics is my life

Rasanya tak ada yang bakal menyangsikan jika kutipan di atas dinyatakan sebagai kutipan dari Bob Hasan. Bagaimana tidak, Bob Hasan memang lekat dengan atletik Indonesia. Lebih dari 4 dekade beliau mendedikasikan diri menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Presiden Indonesia telah berkali berganti tetapi tetap saja Bob Hasan-lah yang meluangkan waktu dan biaya untuk mengurus atletik, ibunya olahraga, yang di Indonesia tak sepopuler sepakbola dan bulutangkis.

Lanjutkan membaca “In memoriam: Mohamad Hasan Gatot Soebroto”
%d blogger menyukai ini: