Masih di Kantin yang Sama

She’s got a smile it seems to me
Reminds me of childhood memories
Where everything
Was as fresh as the bright blue sky
Now and then when I see her face
She takes me away to that special place
And if I’d stare too long
I’d probably break down and cry

Lagu punya Guns N Roses itu menghiasi ruang dengar saya pagi ini di Kantin Pusat ITS. Entah siapa yang memutarnya, tapi sontak membawa balik ke masa-masa musim panggung musik on air sering diadakan di halaman kantin. Sweet Child O’ Mine, tentunya bukan lagu kekinian, rilisan 17 Agustus 1988 termasuk salah satu lagu yang sering dimainkan oleh grup-grup band mahasiswa dari berbagai jurusan. Entahlah apakah para pengunjung juga ngerti lagu itu atau tidak, yang pasti zaman sudah berubah.

Gedungnya masih sama, tata letaknya sudah berubah. Sudah ada toilet bersih dekat situ. Tak ada lagi yang merokok. Tak ada lagi terdengar diskusi tentang keindonesiaan padahal di luaran tengah ramai soal RUU KPK, RUU KUHP, RUU PKS tak memikat para mahasiswa membahasnya, mending membahas tentang start up. Mungkin begitu. Juga tak ada lagi yang bermain kartu, lha saya pun pagi itu duduk di kantin bermain bridge hanya via bridgebaseonline menyelesaikan kewajiban “ITS__11 Memorial Challenge League”, turnamen online mingguan yang diikuti alumni dan mahasiswa UK Bridge ITS.

Yang masih sama di pagi itu adalah secangkir kopi, yang rasanya sama dengan kopi yang dulu dibuat oleh tangan yang sama. Har, masih berjualan di sana. Jauh sebelum booming warung kopi kekinian, saya dulu belajar ngopi ya dari kopinya Har ini. Selain Har, pedagang di kantin banyak yang wajah baru yang tak saya kenal selain Soto Ayam Barokah yang tak lagi dijagain Buk Soto serta Buk Kantin yang sudah geser tempatnya.

Pagi ini, tiba-tiba saya terperangkap oleh segarnya kantin karena sejauh mata memandang di parkiran terasa hijau menyegarkan dan (tentu saja) kenangan atas kantin yang tak pernah mati. Berharap ada yang kemudian menyapa: cuk, laopo nang kono? Atau, eh, mas, nungguin siapa.

Ya, emang benar, musuh kita adalah waktu yang tak ragu bergerak maju ….

Kayaknya, harus disudahin nih postingannya. Hahaha, siapa sih yang bikin playlist ini … lha ini kok ya pas lagunya Steelheart menutup postingan.

She’s gone
Out of my life
I was wrong
I’m to blame
I was so untrue
I can’t live without her love
In my life
There’s just an empty space
All my dreams are lost
I’m wasting away
Forgive me, girl

[kkpp, 20.09.2019]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s