Masih di Kantin yang Sama

She’s got a smile it seems to me
Reminds me of childhood memories
Where everything
Was as fresh as the bright blue sky
Now and then when I see her face
She takes me away to that special place
And if I’d stare too long
I’d probably break down and cry

Lanjutkan membaca “Masih di Kantin yang Sama”

Kampus NKRI, Mengapa Tidak?

Sebagaimana tradisi awal masa perkuliahan, di kampus almamater akan dipenuhi spanduk ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru. Tak ada yang membedakan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Tapi entah mengapa kemudian saya mendapat pesan whatsapp yang mempermasalahkan tentang spanduk-spanduk selamat datang di tahun ajaran ini.

Apa yang aneh dari spanduk-spanduk tersebut? Berikut penampakannya:

Lanjutkan membaca “Kampus NKRI, Mengapa Tidak?”

In memoriam: Badrus Syamsi

Bandung. Dua hari jelang pergantian tahun. Sejak siang macetnya ampun-ampun. Perjalanan balik ke Jakarta pun hingga tengah malam belum sampai juga. Seisi mobil sudah tertidur, sementara saya yang di belakang setir mencoba melawan ngantuk dan jenuh. Antara ada dan tiada. Tiba-tiba, kedua lengan bawah tangan saya yang pegang setir terasa hangat, padahal mestinya sama dinginnya dengan temperatur AC mobil. Aneh.

Lanjutkan membaca “In memoriam: Badrus Syamsi”

In memoriam: Cak Man

Kami memanggilnya Cak Man. Malah nama lengkap almarhum kami ketahui belakangan. Zaman masih mahasiswa dulu, selain the famous Cak Rie, Cak Man adalah salah satu sosok yang akrab dengan mahasiswa FTK ITS. Berbeda dengan Cak Rie yang ngetop dengan bakso dan gaulnya ikutan kegiatan ramai-ramai, Cak Man adalah karyawan yang banyak bertugas sebagai kurir. Kerjaannya ke sana ke mari. Sosoknya grapyak, gemar menolong dan tak pelit berbagi informasi penting. Sosok Cak Man penting bagi kami.

lebih lanjut …