In memoriam: Ir. Tony Bambang Musriyadi, PGD., M.MT

Akhir kuliah di kuliah pertama awal semester, suasana kelas sudah bersiap hendak selesai. Pak Tony yang mengajar kelas menghampiri saya yang duduk di pojok depan dekat meja over head projector.

“Bukannya sudah lulus beberapa semester yang lalu?”

“Iya pak.” Saya tersenyum dalam hati dan hati saya sedikit ‘mekrok’ karena masih diingat.

Beliau mengernyit menuntut penjelasan. Sigap, saya lantas menjelaskan mengapa saya kembali duduk di kelas mata kuliah Mesin Fluida meski saya sudah lulus beberapa semester sebelumnya dan tak ada mata kuliah tersebut di formulir rencana studi (FRS) saya semester itu.

Beliau tersenyum mendengar penjelasan saya, dan jadilah pertanyaan beliau berlanjut menjadi diskusi yang membuat lainnya jadi menunggu instruksi kapan kelas bisa dibubarkan. Mungkin teman-teman di kelas pada kesal: kelas yang mestinya sudah selesai tapi jadi ketambahan perpanjangan waktu, tapi mereka pada segan karena kalah senior. Hihihi.

Beliau mengajar kami mata kuliah Mekanika Fluida di semester tiga dan mata kuliah Mesin Fluida di semester empat. Saya suka dengan cara beliau mengajar dan karenanya membuat kedua mata kuliah itu bisa saya lewati dengan nilai baik tanpa perlu mengulang. Dua mata kuliah yang saling berkaitan dan siapa sangka kedua mata kuliah itulah yang kemudian menjadi makanan sehari-hari di pekerjaan saya selama belasan tahun. Pekerjaan yang mungkin tak banyak teman-teman dari jurusan Teknik Sistem Perkapalan tercebur nyasar seperti saya.

Jika tetiba saya merasa nyasar, kuliahnya dulu apa kerjanya sekarang apa, sering saya menghibur diri sendiri: ya setidaknya ada beberapa sks-lah yang masih terpakai di pekerjaan. Hihihi. Beberapa di antaranya ya dua mata kuliah yang diampu oleh almarhum.

Kabar duka tentang berpulangnya almarhum Ir. Tony Bambang Musriyadi, PGD., M.MT, ke Rahmatullah beredar di whatsapp group tadi pagi (03/12). Bersyukur masih sempat mengantarkan kepulangan almarhum yang sebelum diberangkatkan ke Malang untuk dimakamkan, almarhum terlebih dahulu disholatkan di Masjid Manarul Ilmi, Kampus ITS, seusai sholat Jumat.

Sambutan pelepasan jenazah almarhum oleh Rektor ITS, Prof. Dr Ir Mochamad Ashari MEng.

Selain menjadi dosen di Departemen (dulu jurusan) Teknik Sistem Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan ITS, almarhum sempat menjabat sebagai Pembantu Dekan FTK. Menurut Prof. Aguk Zuhdi MF, almarhum (setelah lulus dari Teknik Mesin ITS) sempat diterima di PLN tetapi memilih untuk mengabdikan diri menjadi pendidik (dan menguatkan jurusan baru) Teknik Sistem Perkapalan.

Purna sudah tugas almarhum di dunia. Semoga segala kebaikan, kesabaran, serta ilmu-ilmu yang bermanfaat mendapatkan ganjaran Allah SWT dan semoga pula almarhum diampunkan atas segala kesalahan.

Selamat jalan Pak Tony. Selamat jalan, Guru.

[kkpp, 03.12.2021]

Diterbitkan oleh tattock

menyukai kata dan perjalanan memperluas cakrawala. lalu sejenak menepi untuk sekedar membingkai hidup yang tak hakiki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: