In memoriam: Zainal Arifin

It’s just like a blink Nal, mestinya sempat kutunjukkan padamu, postinganku di blog ini (bisa baca di sini) yang judulnya pun paragraf awalnya mengambil dari kejadian bersamamu. Waktu itu dirimu dengan endhel-nya menuliskan namamu di sebuah daftar hadir dengan judul postingan itu. Jay. Aku ngakak waktu itu (aku lupa acaranya, mungkin acara sosialisasi Mubes IILanjutkan membaca “In memoriam: Zainal Arifin”

In memoriam: Pur Byantara

“Kapan kita main pasangan? Pasti nggak mau ya main sama saya … ,” pertanyaan dari Pak Pur dengan senyum terkekeh khasnya, begitu yang sering ditanyakan kepada saya jika kami bertemu, masih terngiang. Pertanyaan itu biasanya saya iyakan, tapi sudah tak ada lagi yang akan bertanya seperti itu lagi. Beliau sudah berpulang ke Sang Penciptanya, KamisLanjutkan membaca “In memoriam: Pur Byantara”

Catatan Dana Abadi untuk UK Bridge ITS

Jer basuki mawa bea. Untuk mencapai sesuatu tujuan (kesuksesan, kebahagiaan) diperlukan ongkos (material, immaterial, usaha, pengorbanan). Begitulah pepatah Jawa yang singkat, namun bukan saja pemaknaan, padanannya yang pas pun tak bisa diungkapkan dengan singkat dan lugas dalam bahasa Indonesia. Ongkos material bukan hal mutlak di sini, tetapi ia adalah salah satu faktor diantara faktor-faktor keberhasilanLanjutkan membaca “Catatan Dana Abadi untuk UK Bridge ITS”

In Memoriam: Ir. Soetjipto

Tokoh, salah satu orang kuat (di/dari) Jawa Timur. Sebagai politisi dia punya sikap dan setia pada pilihan. Sebagai wirausahawan dia berilmu dan ‘utun’. –Fitradjaja Purnama Insinyur yang berpolitik dan melawan. Mungkin itulah gambaran sosok Pak Tjip, yang tak berbeda dengan tokoh yang ia kagumi, Bung Karno. Selamat jalan Pak Tjip. –detik.com Pak Tjip, begitu beliauLanjutkan membaca “In Memoriam: Ir. Soetjipto”

AIC

Sudah dua kali kejuaraan Geologi Cup di Bandung, Geologi Cup ke-9 dan ke-10, kami menggunakan nama AIC sebagai nama team kami. Jika ada yang bertanya, kami akan menjawab santun: Alumni ITS. Lha “C” nya? Jawabannya: CLUB, jika yang bertanya masih belum kenal baik. Atau jika sudah kenal dekat, maka seringai tawa menyertai jawaban dari kami:Lanjutkan membaca “AIC”