Luar biasa! Hanya itu yang bisa saya katakan saat membaca berita tentang rencana  nggowes (alias ngonthel, alias bersepeda) dari Jakarta ke Surabaya, di milis alumni beberapa waktu yang lalu.

Apa luar biasanya coba? Bukannya bagi atlet bersepeda sudah terbiasa dengan route yang lebih jauh dari itu, seperti Tour de Java apa Tour de Indonesia yang biasa digelar ISSI?

Nah kali ini, dua hal yang bikin terasa luar biasa adalah bahwa penggowesnya adalah senior-senior alumni ITS, yang sudah berumur lansia, dan dilaksanakan dalam rangka 50 tahun almamater! Astaganaga, sungguh tak pernah terbayangkan bagi saya. Bersepeda sejauh beratus-ratus kilometer, pada usia di atas 50-an tahun, dan … demi dies natalis almamater!

Menurut Cak Sunaryo Suhadi, Ketua IKA-ITS Jakarta Raya dalam siaran pers-nya, rencananya para penggowes (beberapa sumber menyebut 12 orang, beberapa sumber menyebut 16 orang) yang dipelopori  cak Gunawan, 62 tahun, alumni mesin angkatan 1968 (M-11), akan berangkat hari Minggu, 7 November 2010. Upacara pemberangkatan akan dilakukan dari depan Gedung Kementrian BUMN oleh salah seorang alumni juga, Ir. Irnanda Laksanawan, Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur.

Selanjutnya, dalam menempu perjalanan ratusan kilometer dalam tujuh hari itu, para penggowes akan ditemani oleh tim pengiring dari alumni yang tergabung di IKA ITS Jakarta Raya, yang akan menempuh rute Jakarta-Cirebon. Kemudian dilanjutkan ditemani oleh penggowes dari alumni IKA ITS Jawa Barat, lantas oleh kawan-kawan IKA ITS Jawa Tengah dan disambut oleh kawan-kawan IKA ITS Jawa Timur. Diperkirakan rombongan akan sampai di Surabaya pada tanggal 14 November 2010.

 

Tim penggowes bersama pengurus IKA ITS Jakarta Raya (courtessy: firsa hanita)

 

Selain sebagai cara menyemarakkan peringatan 50 tahun ITS, para penggagas berharap bahwa nggowes jarak  jauh seperti dari Jakarta ke Surabaya ini, adalah salah satu cara mengingatkan bahwa sepeda adalah cerminan akan perlunya kepedulian terhadap kesehatan dan olahraga, serta teknologi yang ramah lingkungan. Selain itu, Petrus, 70 tahun, salah satu penggowes, menyampaikan bahwa dirinya merasakan bahwa ada perasaan khusus yang terjalin dengan Sang Pencipta saat melakoni perjalanan panjang dengan bersepeda.

Bagi ITS sendiri, para penggowes berharap bahwa sebagai institusi teknologi ITS agar mengkampanyekan kendaraan minim polusi dalam tiap inovasi teknologi. Pada kesempatan tersebut tim penggowes juga mencoba inovasi sepeda flexy knockdown karya sivitas teknik mesin ITS.

Top markotop tenan, cacak-cacakku iku! Semoga banyak kelancaran dan kemudahan selama perjalanan …

[kkpp, 04.11.2010]

Berikut adalah rencana rute Nggowes tersebut:

1. Tanggal 7 November 2010 Start dari Monas – Pamanukan 132 Km
2. Tanggal 8 November 2010 Pemanukan – Cirebon 116 Km
3. Tanggal 9 November 2010 Cirebon – Pekalongan 136 Km
4. Tanggal 10 November 2010 Pekalongan Semarang 101 Km
5. Tanggal 12 November 2010 Semarang – Rembang 105 Km
6. Tanggal 13 November 2010 Rembang – Lamongan 158 Km
7. Tanggal 14 November 2010 Lamongan – Surabaya 52 Km ( Finish )

Total Jarak 800 Km

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s