Jalanan kembali mulai macet. Aturan ganjil genap di ibukota kembali diberlakukan. Berita duka dan ucapan turut berduka cita sudah semakin jarang ditemukan di media sosial. Tetapi bukan berarti pandemi sudah selesai. Kewaspadaan mestinya masih diperlukan.

Ada yang sudah los dol tak lagi memberlakukan prosedur kesehatan. Tak ada lagi screening, tak lagi peduli jika ada yang tak lagi pakai masker di sekitarnya, tak lagi khawatir melihat dan berada di tengah kerumunan.

Tetapi di sisi yang lain, masih ada yang masih ketat memberlakukannya. Dan saya sungguh mengapresiasi mereka-mereka yang masih dengan ketat untuk tetap selalu waspada.

Salah satunya adalah Takmir Masjid Al Akbar Surabaya. Apresiasi saya untuk mereka. Saat yang lain sudah kendor, aturan mereka masih ketat. Kenyamanan dan keselamatan kesehatan bersama ditempatkan sebagai hal yang utama. Begitu yang saya temui saat kemarin Jumatan (19/11).

Sandal/sepatu masih harus dibawa masing-masing jamaah. Tidak diperbolehkan masuk buat mereka yang tidak bermasker, tetapi takmir menyediakan pula masker gratis buat jamaah yang memerlukan. Menyediakan hand sanitizer di pintu masuk dan kotak amal. Mengukur suhu jamaah sebelum masuk masjid. Serta menjaga jarak jamaah baik saat khotib naik ke mimbar dan saat sholat Jumat dilaksanakan.

Saat takmir memberikan sambutan sebelum khotib naik mimbar, apresiasi dari takmir kepada jamaah yang tetap istiqomah bersedia menerapkan prokes disampaikan di kesempatan pertama. Begitu pun dengan khutbah, khotib tak berlama-lama menyampaikan khutbah tanpa mengurangi makna serta rukun dan syaratnya.

Perbanyak istighfar, begitu pesan sang khotib. Adem.

Semoga, istighfar dan ikhtiar prokes kita ini, menjadi bagian dari upaya kita melewati pagebluk. Semoga.

[kkpp, 20.11.2021]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s