Digugu bukan Diguyu

nek wong tuwek iku biasane omongane digugu karo sing enom, tapi yo ono ae sing omongane malah diguyu sing enom Quote di atas nemu di salah satu whatsapp group. Tidak persis sih, tapi hampir dipastikan tidak jauh berbeda dengan apa yang dimaksudkan. Quote dalam bahasa Jawa yang terjemahan bebas dalam bahasa Indonesia adalah “kalau orangLanjutkan membaca “Digugu bukan Diguyu”

#191

Apa kabar hari ini? Lihat tanda tanya itu jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi ~ Aan Mansyur – BATAS. Hari ini adalah hari kesepuluh sejak film Ada Apa Dengan Cinta 2 ditayangkan. Demam? Mungkin. Bahkan sejak dua hari yang lalu penontonnya sudah tembus 2 juta penonton. Tanpa kesulitan mendekati angka 2.7 juta yangLanjutkan membaca “#191”

In memoriam: Enes Teguh Panderman

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar. Oktober 2014. Berdua dengan kawan perjalanan, Yunanta Erwahyudi (@Yunthe), kami menjadikan KBRI sebagai tujuan pertama.  Maksudnya sih biar gampang dapat informasi tentang bagaimana mendapatkan tiket untuk pertandingan pertama Indonesia di ajang AFC U-19 Championship 2014.

Nah kan, Kita (bisa) Juara …

Malam kian larut. Bahkan hari nyaris berganti menjadi hari Senin, hari tersibuk karena menjadi awal pekan. Namun suasana seputaran Stadion Gelora Delta Sidoarjo malam itu (22/9) masih terasa hingar bingar. Parkiran yang meluber ke sepanjang jalan di area sekitar stadion masih penuh sesak. Kabarnya, situs AFF mencatat 35 ribu orang memenuhi stadion berkapasitas 30 ribuLanjutkan membaca “Nah kan, Kita (bisa) Juara …”

Menteri dan Kurikulum

Sejak kemerdekaan republik ini, tercatat sudah ada 26 orang (versi wikipedia, sementara versi situs resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, hanya 19 orang, baca di sini) yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan -tentunya dengan varian nama jabatan dan tanggungjawabnya. Awalnya bernama Menteri Pengajaran, kemudian berganti menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa Kabinet Hatta I, lantas sempatLanjutkan membaca “Menteri dan Kurikulum”

Benar atau Salah

Malam telah larut. Perempatan jalan itu biasanya masih membiarkan lampu lalu lintasnya berfungsi normal: merah – kuning – hijau, secara bergantian. Tentu saja dengan jeda waktu yang di-setting berbeda dengan kondisi siang hari. Maklum, perempatan jalan itu adalah perempatan yang tetap saja ramai meski telah berganti malam. Tapi malam ini berbeda. Lampu lalu lintas tetapLanjutkan membaca “Benar atau Salah”

Multitasking

Konsep multitasking dipahami sebagai melaksanakan beberapa fungsi dalam suatu kurun waktu yang sama. Di dunia komputer, konsep ini dikenalkan oleh IBM pada tahun medio 1960-an. Karenanya pada saat ini, sekian dekade setelahnya, kita bisa menyiapkan sebuah dokumen presentasi, bersamaan dengan mengunduh file, sekaligus sambil mendengarkan musik, ketiganya dilakukan oleh komputer pada saat bersamaan dengan menjalankanLanjutkan membaca “Multitasking”