Lamun Sira Gratisan Malah Ngrejekeni

Lamun sira sekti aja mateni,” begitu ungkap Presiden Jokowi pada akhir Juli kemarin. Petatah petitih dalam bahasa Jawa nasehat para sesepuh dulu itu bermakna meski punya kekuatan jangan dipakai sewenang-wenang (mateni punya makna letterlijk membunuh). Segera saja ungkapan itu dipersepsikan dan ditafsirkan macam-macam.

Pinjam dari ungkapan itu, jadilah judul postingan kali ini. Lamun sira gratisan aja ngisin-ngisini malah ngrejekeni yang layak disematkan kepada Adrian San Miguel del Castillo. Kisahnya sungguh perlu dikenang.

Lanjutkan membaca “Lamun Sira Gratisan Malah Ngrejekeni”

Curang

Dalam beberapa jam ke depan (1/6), ratusan ribu pendukung Liverpool FC memenuhi Madrid dan jutaan lainnya bersiap menonton Liverpool FC yang hendak bertanding di laga final UEFA Champions League (UCL) melawan sesama tim Inggris. Apa jadinya jika jauh sebelum pertandingan itu dimulai sudah diserukan bahwa Liverpool akan bermain curang?

Lanjutkan membaca “Curang”

Klopp & Balboa

We are still Rocky Balboa and not Ivan Drago. We are the ones who have to do more and fight more – that must be our attitude. ~ Jurgen Klopp

Awal musim ini akan bergulir dengan kutipan cantik dari Sang Manager Liverpool FC, The Normal One, Jurgen Norbert Klopp. Musim ini adalah musim keempatnya, musim yang terasa berluber optimisme.

Bagaimana tidak? Lanjutkan membaca “Klopp & Balboa”

(Tetap) Musim yang Pantas Dikenang

Musim ini berakhir bagi Liverpool FC (LFC) Minggu dini hari (27/5) di Kyiv. Tak menyenangkan. Tapi tetap pantas ditempatkan sebagai salah satu musim yang perlu dikenang. Berakhir dengan kekalahan, tetapi bukan kekalahan sembarang, kekalahan di ajang final UEFA Champion League. Ya, inilah final UEFA Champion League ke-8 bagi Liverpool setelah final ke-7 sebelas tahun yang lalu. Sayang memang, gelar keenam tak datang pada musim ini.

IMG_7699

Tapi siapa yang di awal musim menyangka jika LFC  bakal melaju seperti ini? Lanjutkan membaca “(Tetap) Musim yang Pantas Dikenang”

Tiga Poin, Tujuh Gol Tandang Tanpa Balas

Sungguh tak terbayangkan sebelumnya jika tadi malam (di Indonesia dini hari tadi, 18/10) Liverpool FC bakal mencatat torehan hasil menyenangkan. Menang memang diharapkan, tapi siapa sangka akan dengan hasil gilang gemilang. Tujuh gol tandang tanpa balas. Bahkan, andai ada tebak skor, rasanya yang nebak 7-0 pun dikarenakan sudah kehabisan slot untuk nebak skor-skor umum lainnya.

Hasil ini sekaligus menjadi rekor baru kemenangan tandang terbesar Liverpool di kancah Liga Champions Eropa. Liverpool menang atas Maribor, tim asal Slovenia yang di negaranya adalah salah satu dari 3 klub yang belum pernah terdepak dari liga utamanya, dengan skor 7-0, menyamai torehan Shaktar Donets saat melakoni laga tandang ke BATE Borisov, 21 Oktober 2014, juga catatan Marseille tandang ke Zilina, 3 November 2010. Lanjutkan membaca “Tiga Poin, Tujuh Gol Tandang Tanpa Balas”