Kepingan Koratkarit Paling Pojok

"musuh kita adalah waktu yang tak ragu bergerak maju, dan senyummu itu, tertinggal di masa lalu"

  • Duka 13 Mei 2018

    Force and violence are likely to be successful techniques of social control and persuasion when they have wide popular support – Hannah Arendt Read more

  • #925

    Seribu seratus hari telah berlalu. Tiada cukupkah ruang sendiri ini telah cukup untuk menyiksa diri? Siapa sangka ternyata ruang sendiri ini tak berbatas. Pram pernah menasehati dalam gelap, mengisi hidup dan menyambung hidup adalah dua hal yang berbeda. Read more

  • Meme

    Saya harus berterima kasih kepada kawan Hendri Prakosa. Sore tadi (15/5) di antara riuhnya pembahasan di grup whatsapp, sebuah meme terasa menyegarkan. Hahaha, segera saja meme itu menyebar ke lima grup whatsapp dan satu group telegram yang lain. Gakpapalah, seperti kata Abu Nawas, cara terbaik jika jadi bahan tertawaan, ya ikut tertawa terbahak. Apalagi, hahaha. Read more

  • Lolongan Itu …

    Malam kian larut. Di kantor hanya menyisakan ruangan saya yang masih diterangi lampu neon setelah beberapa kolega terdengar saling berpamitan. Tidak gelap-gelap amat ding, selasar dan gang masih benderang kok. Saya memang punya kebiasaan buruk. Kebiasaan bekerja di media cetak sebagai pengalaman kerja profesional pertama, terbawa dan mengurat hingga malam ini: pulang malam. One last Read more

  • Apa yang menyamakan antara Car Free Day (CFD) dan medial sosial? Yang satu di jalanan, yang satu di dunia maya. Keduanya menautkan publik untuk saling berinteraksi. Awalnya, CFD adalah sebuah ide untuk mengistirahatkan sebuah kota dari polusi kendaraan bermotor, barang dua-tiga jam, asal bisa mendapatkan udara segar sebagai balasannya. Sedangkan media sosial awalnya digunakan untuk Read more

  • Dari Pennant ke Salah

    Di akun fesbuk saya, 306 hari yang lalu, saya membuat status berkenaan dengan bergabungnya Mohamed Salah Ghaly ke Liverpool FC. Read more

  • Pencuri yang Budiman

    Di sebuah sentra batik saya menemukan tulisan di atas. Cukup menarik. Himbauan yang tersirat bisa saja disampaikan secara ‘to the point‘, bisa juga disampaikan dengan cara menakut-nakuti, seperti himbauan yang saya pernah temui di tempat-tempat lain. Tetapi  yang ini beda. Narasinya menggunakan eufemisme berbalut majas ironi. Read more

  • Kabar duka datang dari akun twitter @poeticpicture –akun yang saya ikuti karena dari nama akunnya saja sungguh memikat: foto puitis, yang belakangan kemudian hasil karyanya sering menemani saya sebagai bahan bacaan wajib baca pas naik Citilink, lha ternyata beliausi pemilik akun adalah Editor in Chief-nya LINKERS, inflight magazine-nya Citilink–, bahwa pamannya meninggal dunia pagi tadi (18/4). Read more

  • Idol is Back. Begitu tema yang diusung Indonesia Idol 2018. Maklum, ajang ini sempat menghilang beberapa tahun. Jika ajek diselenggarakan tiap tahun, mestinya di tahun ini adalah musim ke-14, tetapi nyatanya Indonesian Idol tahun ini baru masuk musim ke-9. Rupanya beberapa tahun sempat hilang. Saya sendiri terakhir mengikuti ajang ini pas musim ke-3. Setelahnya, saya Read more

  • #889

    kau hadir dengan ketiadaan. sederhana dalam ketidakmengertian. gerakmu tiada pasti. namun aku terus di sini. mencintaimu. entah kenapa. ~ dee lestari, supernova Read more

  • Matek Lak Uwis

    Berawal dari desain dari kawan-kawan #HestekSuroboyo ungkapan “Matek Lak Uwes” buat telinga saya quote tersebut pas banget buat kawan-kawan Bridge ITS. Pertama, kental banget suroboyoan.-nya. Kedua, mati juga bagian yang biasa dari permainan bridge. Read more

  • Monggo yang mau hadir … Read more

  • Jika Anda biasa mengendarai roda empat di kota-kota besar, Anda tentu merasakan bagaimana susahnya mencari parkiran. Kadang harus muter-muter sepanjang area parkir yang tersedia. Kadang setelah muter-muter pun tetap tidak dapat dan terpaksa mencari area parkir lain. Tetapi suatu hari yang lain, kadang Anda sedemikian beruntungnya. Ternyata nyari parkiran itu gampang. Area parkir yang biasanya Read more

  • #848

    Vivid Devianti, seorang kawan baik yang kini telah bertansformasi menjadi hipnoterapis yang laris dengan jadwal yang padat serta penulis buku “Single Parent: Move On, Bangkit dari Perceraian”, menuliskan ulang postingan sahabat baiknya, di laman facebook-nya (21/2). Saya pikir tulisan itu adalah tulisan yang baik, sayang jika tidak di-blog-kan. Tulisan tentang relasi cinta dan pernikahan, topik Read more

  • Linimasa yang saya ikuti tetiba ramai dengan kartu kuning, padahal tak ada kejadian kartu kuning di pertandingan sepakbola sesungguhnya belakangan ini yang pantas diperbincangkan sedemikian hebohnya. Usut punya usut, rupanya, kemarin (2/2) ada kejadian Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Indonesia memberikan kartu kuning kepada Presiden Republik Indonesia. Hal biasa saja tetapi kemudian ramai sedemikian Read more

  • #818

    kertas buram tersenyum muram ia bukanlah kertas ujian yang selesai tidak selesai harus dikumpulkan kemudian dibagikan untuk dibanggakan kertas buram meringis masam coret-coretan yang mewarnainya hanyalah senasib seperti email spam yang baca gak dibaca tetap saja tak diindahkan ditandai, tapi berakhir dengan tombol delete Read more

  • Sengkuni

    Sedih bener. Barusan chatting dengan seorang kawan, yang kepadanya saya belajar tentang kejujuran dan kemauan belajar yang besar. Ia berkisah bahwa sedang mencari pekerjaan baru karena menjadi korban sengkuni di kantornya. Sedih bener. Malam ini nama salah satu sosok di kisah Mahabharata muncul di ruang whatsapp saya dengan sang kawan. Sengkuni. Ya, sang kawan menyebut Read more

  • Tinggal seminggu lagi!! [kkpp, 16.01.2018] Read more

  • #777

    Langit Jakarta cerah pagi ini. Kemarin-kemarin dominan kelabu. Apa beda langit biru dan langit kelabu jika kehidupan adalah ritme ketukan semacam standard operating procedures yang mesti ditaati layaknya ritual penuh mekanisme. Mungkin karenanya senandung tak harus merdu dan doa adalah hiburan terakhir saat tanya tak perlu jawaban. Ada benarnya seorang kawan. Dalam sebuah postingan di Read more

  • Twitter pun Berubah

    Melalui blog resminya (bisa baca di sini), minggu pertama November ini, Twitter mengumumkan penambahan karakter di postingannya yang semula hanya 140 karakter menjadi dua kali lipatnya. 280 karakter. Semula, perubahan ini telah diujicobakan Twitter sejak beberapa bulan yang lalu. Saya termasuk yang beruntung menikmati perubahan itu di awal masa coba. Apa yang berubah? Mungkin lebih Read more

  • Bukan Sekedar E-money

    Ini kartuku, mana kartumu … Belakangan memang sedang ramai pro-kontra penggunaan kartu non tunai untuk pembayaran jalan tol. Di ibukota apalagi. Read more

  • Abandoning The Ship

    Nahkoda mana yang menginginkan kapalnya tenggelam ke dalam pusaran gelombang. Rasanya tak ada. Kapal tenggelam adalah bencana yang tak pernah direncana. Pun seandainya kejadian itu datang, maka keselamatan awak kapal (teorinya) adalah di atas segalanya. Pecundang adalah nahkoda yang lari menyelamatkan dirinya duluan tanpa mengingat keselamatan awak kapal. Pahlawan adalah nahkoda yang memilih untuk hilang Read more

  • Frankentuar & Witch-Hazel

    Ikan Arwana yang diceritakan pada akhir kisah keping O (baca: “Keping A ke Keping Z”) mati (20/10) tadi malam. Entah mengapa. Padahal dua pompa aquarium yang biasanya jadi tertuduh masih beroperasi dengan normal. Soal kematian sang arwana tak bernama bisa jadi adalah pertanda dan bisa jadi pula kejadian biasa saja. Namanya mahkluk hidup ya akhirnya mati Read more

  • Sungguh tak terbayangkan sebelumnya jika tadi malam (di Indonesia dini hari tadi, 18/10) Liverpool FC bakal mencatat torehan hasil menyenangkan. Menang memang diharapkan, tapi siapa sangka akan dengan hasil gilang gemilang. Tujuh gol tandang tanpa balas. Bahkan, andai ada tebak skor, rasanya yang nebak 7-0 pun dikarenakan sudah kehabisan slot untuk nebak skor-skor umum lainnya. Read more

  • Ngiras Lotek Bu Mur

    Sebenarnya sih sudah sarapan spesial pagi itu. Gudeg. Tapi tawaran dari sepupu untuk mencari makan sebelum muter-muter Yogya sayang untuk dilewatkan begitu saja. “Lotek, yuk.” Saya mengajukan rencana. Sang sepupu masih berpikir kira-kira dimana, saya sudah punya bayangan. Lokasi gampang ditempuh dan gak terlalu menyimpang untuk rencana-rencana selanjutnya sebelum menunggu jadwal kereta kembali sore nanti Read more