#818

kertas buram
tersenyum muram
ia bukanlah kertas ujian
yang selesai tidak selesai harus dikumpulkan
kemudian dibagikan untuk dibanggakan

kertas buram
meringis masam
coret-coretan yang mewarnainya hanyalah
senasib seperti email spam
yang baca gak dibaca tetap saja tak diindahkan
ditandai, tapi berakhir dengan tombol delete

kelam

malam

terpejam
kertas buram menanti nasib
didaur ulang
jika beruntung, 
siapa tahu ia akan dilahirkan sebagai art paper
jika tak beruntung, 
ia siap kembali menjadi kertas buram

atau malah ia, 
terkapar di dasar tempat pembuangan akhir sampah 
yang ia tak kenal
lalu larut kembali menjadi tanah

bersama hujan
meleburkan angan
suram

buram

[kkpp, 25.01.2018]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s