Tutup

#1048

Aku ingin melipat senja, seperti Sapardi melipat jarak untuk memproklamasikan bahwa Jakarta itu adalah cinta yang tak hapus oleh hujan pun tak lekang oleh panas, sekaligus menandaskan bahwa Jakarta itu kasih sayang.

Nyatanya, Jakarta itu senyap. Meski begitu, Sapardi benar: Jakarta dengan diammu adalah ruang lapang seluas angan-anganku. Bagaimana tidak? Dimana-mana kutemukan bayangmu. Baca Selengkapnya

#1000

takkan pernah berhenti
untuk selalu percaya
walau harus menunggu
seribu tahun lamanya
biarkanlah terjadi
wajar apa adanya
walau harus menunggu
seribu tahun lamanya

Flash back ke awal penulisan tagar angka (bisa baca di sini), rasanya postingan #1000 inilah yang sudah melekat di kepala meski bukan dalam bentuk draft sebagaimana kebiasaan menyimpan postingan untuk blog ini. Akhirnya sampai juga pada hari ini. Ketika pernyataan bahwa waktu adalah relatif telah terbuktikan. Seribu hari terasa seperti kemarin. Tetapi juga di saat yang sama seribu hari terasa begitu lama untuk dilalui dari hari ke hari. Dan, inilah hari ini. Hari keseribu.

Quote yang disiapkan untuk postingan ini adalah lirik dari lagu “Seribu Tahun Lamanya” punya grup Jikustik, yang kemudian dibawakan ulang oleh Tulus. Perhari ini (26/7), official video klip di youtube untuk lagu ini, punya Jikustik ditonton 450 ribuan, sedangkan video klip Tulus sudah melalui 19 juta viewer. Baca Selengkapnya

Kisah Kepahlawanan dari Thailand

Umtiti, Les Bleus’s Latest Hero. Begitulah laman resmi FIFA menuliskan judul utama artikelnya hari ini (bisa baca di sini). Samuel Umtiti, melalui heading-nya menjadi pahlawan buat Les Bleus, julukan buat kesebelasan Prancis, karena dengan satu-satunya gol itu Prancis memastikan ke final Piala Dunia Rusia 2018 (11/7) menunggu Kroasia versus Inggris nanti malam. Hingar bingar ajang empat tahunan itu senantiasa melahirkan pahlawan dan jagoan baru. Sebagaimana dunia mengenang Pele, Maradona, Zidane.

“A true hero isn’t measured by the size of his strength, but by the strength of his heart.” ~Hercules

Sementara itu, berjarak lima ribu seratusan kilometer dari Russia, dunia layak mengenang pahlawan-pahlawan baru, yang kisahnya menginspirasi siapa saja, melintasi sekat-sekat perbedaan, menyatukan rasa kemanusiaan. Thailand. Tepatnya di Chiang Rai, di kawasan utara Thailand yang berbatasan dengan Laos dan Myanmar.

images1

Baca Selengkapnya

#925

Seribu seratus hari telah berlalu. Tiada cukupkah ruang sendiri ini telah cukup untuk menyiksa diri?

Siapa sangka ternyata ruang sendiri ini tak berbatas.

Pram pernah menasehati dalam gelap, mengisi hidup dan menyambung hidup adalah dua hal yang berbeda. Baca Selengkapnya

#848

Vivid Devianti, seorang kawan baik yang kini telah bertansformasi menjadi hipnoterapis yang laris dengan jadwal yang padat serta penulis buku “Single Parent: Move On, Bangkit dari Perceraian”, menuliskan ulang postingan sahabat baiknya, di laman facebook-nya (21/2). Saya pikir tulisan itu adalah tulisan yang baik, sayang jika tidak di-blog-kan. Tulisan tentang relasi cinta dan pernikahan, topik yang hingga detik ini saya masih mempercayai, bahwa tiap orang berhak mendefinisikan cinta sesuai definisi masing-masing.

Atas seijinnya, tulisan itu saya posting di sini dengan mengedit seperlunya.

***

Baca Selengkapnya

#818

kertas buram
tersenyum muram
ia bukanlah kertas ujian
yang selesai tidak selesai harus dikumpulkan
kemudian dibagikan untuk dibanggakan

kertas buram
meringis masam
coret-coretan yang mewarnainya hanyalah
senasib seperti email spam
yang baca gak dibaca tetap saja tak diindahkan
ditandai, tapi berakhir dengan tombol delete

Baca Selengkapnya

#777

Langit Jakarta cerah pagi ini. Kemarin-kemarin dominan kelabu.

Apa beda langit biru dan langit kelabu jika kehidupan adalah ritme ketukan semacam standard operating procedures yang mesti ditaati layaknya ritual penuh mekanisme. Mungkin karenanya senandung tak harus merdu dan doa adalah hiburan terakhir saat tanya tak perlu jawaban.

Ada benarnya seorang kawan. Dalam sebuah postingan di blog-nya, ia menulis begini:

Baca Selengkapnya

%d blogger menyukai ini: