Kepingan Koratkarit Paling Pojok

"musuh kita adalah waktu yang tak ragu bergerak maju, dan senyummu itu, tertinggal di masa lalu"

Kisah Kehidupan

  • #700

    Biasanya hanya pakai dua gelang. Yang pertama gelang kembaran satu grup ter-geje namun ngangenin, gelang buatan Kak Mientje, yang kedua gelang YNWA custom dapat dari adik bungsu saya. Sepanjang hari ini (29/9) dapat tambahan dua gelang lagi karena nonton konser Dream Theater di Stadion Kridosono Yogyakarta. Read more

  • In memoriam: Zainal Arifin

    It’s just like a blink Nal, mestinya sempat kutunjukkan padamu, postinganku di blog ini (bisa baca di sini) yang judulnya pun paragraf awalnya mengambil dari kejadian bersamamu. Waktu itu dirimu dengan endhel-nya menuliskan namamu di sebuah daftar hadir dengan judul postingan itu. Jay. Aku ngakak waktu itu (aku lupa acaranya, mungkin acara sosialisasi Mubes II Read more

  • Awal kecemplung di dunia sales,  mentor saya tanpa mengajarkan teori langsung menyarankan untuk belajar dari para senior di kantor. Tepatnya sih, mengamati para senior itu bekerja, terutama bagaimana mereka mempunyai gaya nyales yang berbeda satu sama yang lain. “Salesmanship is an art. Read more

  • Mimpi

    Apa jadinya jika tengah malam pikiran penuh dengan tulisan di angan, kata bersahutan, alinea bertautan, ide-ide berkelindan dalam gelap sementara mata harus segera dipejamkan karena besok pagi harus terjaga seharian menyapa jalanan pantai utara Jawa? Read more

  • Mencicip Trans Jawa

    Layaknya tiap lebaran, perjalanan pulang ke keluarga besar adalah hal yang masih dan perlu diagendakan bagi sebagian besar rakyat negeri ini. Siapa saja kemudian mendapat berkah acara tahunan yang tiap tahunnya bergeser maju penyelenggaraannya karena mengikuti penanggalan hijriah karena bagaimanapun lebaran identik dengan Idul Fitri. Fenomena gegap gempitanya perjalanan pulang ke keluarga besar pas momen Read more

  • “Kapan kita main pasangan? Pasti nggak mau ya main sama saya … ,” pertanyaan dari Pak Pur dengan senyum terkekeh khasnya, begitu yang sering ditanyakan kepada saya jika kami bertemu, masih terngiang. Pertanyaan itu biasanya saya iyakan, tapi sudah tak ada lagi yang akan bertanya seperti itu lagi. Beliau sudah berpulang ke Sang Penciptanya, Kamis Read more

  • P5

    P5? Apa tuh? Penataran P4. Eh lha, masih ada singkatan lagi, singkatan dalam singkatan. Apa tuh? P4 masak gak tau sih? Pergi pagi pulang petang? Bukan. Pergi pagi pulang pagi? Juga bukan. Read more

  • Point of No Return

    Tetiba saya merasa pada sebuah titik yang tidak bisa kembali ke awal, yang jika dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris secara gampang-gampangan adalah point of no return. Ingin memastikan, benar gak istilah yang saya pakai menggambarkan keadaan saya tersebut, jadinya belakangan saya malah tercerahkan, bahwa point of no return awalnya adalah istilah penerbangan. Read more

  • WhatsApp Group

    “Gimana caranya bikin grup?” tanya seorang kawan di sebuah grup whatsApp. “Grup apa?” kawan yang lain segera menyambar. “Mau buatin whatsApp grup buat keluarga,” kata sang penanya. “Ya kudu rundingan rapat keluarga dulu.” Saya yang hanya jadi pembaca saat berhenti di lampu lalu lintas berwarna merah jadi terbahak. Ngakak. Read more

  • Kembali ke Indovision

    Akhirnya akhir pekan ini kembali bersama tv berbayar Indovision. Sejak larut dalam era tv berlangganan, beberapa kali sudah berganti provider. Awalnya menggunakan tv berbayar ya Indovision ini lantas pindah ke Astro, pindah ke Aora, dan yang terakhir adalah OrangeTv yang kemudian jalan paralel dengan Firstmedia karena bundling dengan paket internetnya. Mengapa pindah? Read more

  • Semoga Nurani Belum Mati

    sedang ramai kisah sadap menyadap bukan kisah pohon karet bukan pula kisah pohon dadap kuping menguping bukan sembarang kuping karet bisik-bisik jadi berisik malah penuh ratap Read more

  • Pluvio; (n) hujan; air. Pluviophile; pengagum hujan; pemuja hujan; pecinta hujan. Mood seharian berantakan. Seolah ada dementor mencecap kebahagiaan dan memenjarakan pikiran dalam dinginnya dinding penjara Azkaban. Yang sengaja menghilang sungguh tak tergantikan. Read more

  • Nasi(b) Kotak

    Pada suatu ketika pernah mengkoleksi kotak berharga di masanya. Bahkan mengantonginya kemana-mana. Menjadi tak berarti ketika ia basah tak berguna. Menjadi buronan ketika tak seorang pun membawa dan karenanya membuat sebatang rokok tak bernyawa.  Read more

  • Menciptakan Mimpi

    Foto di atas dibuat tahun 2009. Saat itu Liverpool tandang ke Elland Road, markas Leeds United. Apa yang Anda bayangkan jika Anda menjadi anak kecil yang diberikan kesempatan untuk memasuki stadion bersama-sama pemain? Trent Alexander-Arnold. Dialah sosok anak kecil yang tujuh tahun yang lalu berjalan dengan bangga di depan kapten Liverpool FC dan sang legenda, Read more

  • Tiba-tiba keriuhan sepakbola menyergap saya, saat saya menatap cabai acar yang menemani kekangenan saya atas cuimie Malang. Sore itu (8/10) saya mampir ke Hot Cuimie di jalan Letjen S Parman Malang dan seperti biasanya semangkok cuimie Malang selalu dikawani cabai acar yang ngangenin. Keriuhan yang menyergap saya itu datang dari sebuah lapangan sepakbola, jauh sebelum Read more

  • In memoriam: Richard Pique

    Namanya Richard. Richard Pique begitu ia menamakan dirinya dan kami mengakrabinya pun tanpa pernah protes mengapa akun twitter-nya bernama @richard_pique03. Nama ‘Pique’ sepertinya merujuk pada salah satu pemain FC Barcelona, tetapi meski ia pecinta Barcelona demikian ia juga saudara kami di Bigreds Regional Surabaya. Tanya ke kawan-kawan Bigreds Surabaya, pasti tahu siapa Richard. Sosoknya gampang Read more

  • Hari ini, tiga tahun sudah saya berhenti merokok. Jika Anda masih ingat postingan di blog saya kemarin (bisa baca di sini) serta menautkannya dengan keberadaan postingan ini, maka sedikit banyak Anda telah mengenal saya, hihihi. Ya, Anda benar. Saya memutuskan berhenti merokok pas kejadian tiga tahun yang lalu sebagaimana di postingan saya itu. Tak ada niatan Read more

  • Hai Nduk!

    Nduk, rayakan hari ini dengan suka seperti mentari tunduk pada pencipta-Nya tak lelah ia melukis jingga pada fajar tak mengeluh ia berpisah pada senja begitu, dari hari ke hari Read more

  • Basel

    Basel, kami (terlalu) bersemangat untuk hari ini. Lima belas tahun lalu, saya nonton pertandingan sepakbola final ajang klub-klub daratan Eropa di kantin pusat ITS, beberapa hari sebelum pindah buat kerja ke Jakarta. Ramai dan crowded. Ada si merah yang berlaga melawan klub dari Spanyol yang baru terdengar namanya. Read more

  • Ujian

    Seorang guru jelang ujian menuliskan kalimat motivasi untuk muridnya. Dilakukannya itu berbeda-beda untuk tiap murid, (mungkin) disesuaikannya pula dengan kondisi tiap murid. Ajib! Read more

  • Celoteh Alvaro: Princess

    Dalam perjalanan usai ngedrop kakaknya yang beda sekolah, Varo tiba-tiba bertanya: mengapa banyak princess lewat hari ini? Princess? Iya. Read more

  • Niat dan Jatuh 

    Di pasar, sebut saja begitu, untuk pasar kaget di perumahan saya yang hanya buka pas pagi hari saja, sebagaimana biasanya pembeli datang bergegas berburu kesibukan pagi. Ada yang pakai mobil, motor, pakai sepeda, pun jalan kaki. Kesibukan itu yang biasanya menemani pemandangan saya berlari menyelesaikan beberapa putaran sebelum mengantarkan Nuha dan Varo sekolah.  Read more

  • In memoriam: Soeprayitno

    Tak banyak yang tahu nama lengkap Abah Guno atau Pak Guno, pria yang dituakan di RT kami. Karena biasanya kami memanggil beliau begitu bukan dengan nama aslinya: Soeprayitno. Read more

  • Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar. Oktober 2014. Berdua dengan kawan perjalanan, Yunanta Erwahyudi (@Yunthe), kami menjadikan KBRI sebagai tujuan pertama.  Maksudnya sih biar gampang dapat informasi tentang bagaimana mendapatkan tiket untuk pertandingan pertama Indonesia di ajang AFC U-19 Championship 2014. Read more

  • Pekan Penuh Duka

    Hidup memang perpaduan antara duka dan suka. Seandainya bisa memilih, pasti memilih yang kedua bukan? Tapi sayangnya kedukaan itu bukan sebuah pilihan. Ia bisa datang tiba-tiba, tak dinyana-nyana, dan kapan saja. Seperti akhir pekan ini. Duka bertumpuk di saat yang sama. Read more