(Tetap) Musim yang Pantas Dikenang

Musim ini berakhir bagi Liverpool FC (LFC) Minggu dini hari (27/5) di Kyiv. Tak menyenangkan. Tapi tetap pantas ditempatkan sebagai salah satu musim yang perlu dikenang. Berakhir dengan kekalahan, tetapi bukan kekalahan sembarang, kekalahan di ajang final UEFA Champion League. Ya, inilah final UEFA Champion League ke-8 bagi Liverpool setelah final ke-7 sebelas tahun yangLanjutkan membaca “(Tetap) Musim yang Pantas Dikenang”

Tiga Poin, Tujuh Gol Tandang Tanpa Balas

Sungguh tak terbayangkan sebelumnya jika tadi malam (di Indonesia dini hari tadi, 18/10) Liverpool FC bakal mencatat torehan hasil menyenangkan. Menang memang diharapkan, tapi siapa sangka akan dengan hasil gilang gemilang. Tujuh gol tandang tanpa balas. Bahkan, andai ada tebak skor, rasanya yang nebak 7-0 pun dikarenakan sudah kehabisan slot untuk nebak skor-skor umum lainnya.Lanjutkan membaca “Tiga Poin, Tujuh Gol Tandang Tanpa Balas”

Menciptakan Mimpi

Foto di atas dibuat tahun 2009. Saat itu Liverpool tandang ke Elland Road, markas Leeds United. Apa yang Anda bayangkan jika Anda menjadi anak kecil yang diberikan kesempatan untuk memasuki stadion bersama-sama pemain? Trent Alexander-Arnold. Dialah sosok anak kecil yang tujuh tahun yang lalu berjalan dengan bangga di depan kapten Liverpool FC dan sang legenda,Lanjutkan membaca “Menciptakan Mimpi”

Salah

“Lucas was man of the match because he made the match exciting – that’s what a man of the match has to do!” ~Jurgen Klopp Alih-alih menimpakan kesalahan ke pemain, Jurgen Klopp malah memberikan statemen (bisa baca di sini) dengan menisbatkan man of the match gameweek ke-4 Liverpool FC di Liga Inggris musim 2016/2017 keLanjutkan membaca “Salah”

Karena Bukan Sekedar Piala

Piala silver beralas tiang dari marmer itu adalah satu-satunya piala untuk turnamen di bawah naungan UEFA yang bentuk fisiknya tidak mempunyai pegangan. Terberat dibandingkan piala-piala yang lain (15 kg), piala itu didesain dan dibuat oleh sebuah workshop di Milan, Italia, sebuah workshop yang sama yang membuat Piala Dunia. Piala inilah yang akan diperebutkan oleh LiverpoolLanjutkan membaca “Karena Bukan Sekedar Piala”

McAllister & Milner

Gary McAllister, salah satu legenda hidup Liverpool FC atas kegemilangan di era 2001, pada sebuah kesempatan di bulan Agustus 2015, saat konferensi pers membuat komentar tentang debut James Milner: He is a winner, he has won leagues. He’s an experienced player in big competitions and big competitions for his country as well. He brings good experience.Lanjutkan membaca “McAllister & Milner”

Basel

Basel, kami (terlalu) bersemangat untuk hari ini. Lima belas tahun lalu, saya nonton pertandingan sepakbola final ajang klub-klub daratan Eropa di kantin pusat ITS, beberapa hari sebelum pindah buat kerja ke Jakarta. Ramai dan crowded. Ada si merah yang berlaga melawan klub dari Spanyol yang baru terdengar namanya.

Sadiq Khan

Jika ia, Sadiq Khan, dilahirkan di sini, mungkin namanya dituliskan Sodiq – Shodik – Sodik atau Sodikin. Ya, mungkin sebagaimana nama cak Sodik, teman melekan dulu di kantin ITS. Tapi Sadiq Khan dilahirkan di London. Bisa jadi lafalnya sama, entah juga sih ya, tapi tulisannya: Sadiq. Ayahnya sorang sopir bus, pendatang dari Pakistan dan, -siapa sangka- perjalanan waktuLanjutkan membaca “Sadiq Khan”

Catatan Jelang Final Capital One Cup 2016

“Wemberley! Wembley, kami datang (lagi)!” Ya, akhir bulan ini, tepatnya 28 Februari 2016 ini, Liverpool FC (LFC) kembali menjejakkan kaki kembali di Wembley National Stadium. Kegaduhan 90.000 suporter bakal mebuat kebisingan di Final League Cup yang kali ini mempertemukan LFC dengan Manchester City. Keduanya adalah dua juara di dua tahun genap sebelumnya. LFC di tahunLanjutkan membaca “Catatan Jelang Final Capital One Cup 2016”