Reposting dari postingan saya ke sebuah milis sore tadi (25/8):

Nawak en rulud sedoyo sakndunyo,

Masalah seputar kepemilikan Arema FC senantiasa mengakrabi kita dari tahun ke tahun. Komplet dengan segala intrik-intriknya. Bisa dipahami karena Arema FC punya potensi dukungan loyalitas tanpa batas Aremania. Sayangnya, Aremania masih sebatas obyek. Bukan subyek.

Padahal ide kepemilikan Arema oleh Aremania sejak lama sudah jadi wacana di milis ini. Kapan direalisasikan?

Barusan ayas dalam perjalanan dinas ke Madiun sempat ndengerin radio lokal. Ada iklan menarik. Madiun Putra FC melaunching pembelian saham oleh pendukungnya. Gak larang ternyata. Satus ewu rupiah per lembar sahamnya.

Mosok aremania kadit osi?

Maksud ayas, dengan kepemilikan langsung Arema oleh Aremania (seperti halnya Barcelona), siapapun investor yang masuk, masih harus ketemu dg Aremania pemegang saham di RUPS, gak iso sak enak udele dhewe.

Ada yg memulai langkah kecil ini? InsyaAllah ayas kolem meski hanya dalam puluhan lembar saja.

Just my two cents. Selamat berbuka!

Postingan saya itu adalah tanggapan atas berkembangnya diskusi tentang keberadaan Arema FC saat ini yang tengah ditarik kepentingan-kepentingan tertentu. Apalagi saat ini PSSI yang baru saja terbentuk telah menegasikan hasil liga kemarin dan kemudian memverifikasi ulang seluruh tim-tim yang ada. Yang mau tidak mau, suka tidak suka, keberadaan Arema FC harus mengikuti verifikasi itu.

Soal PSSI dan verifikasi beratas-nama profesionalitas, insyaAllah dibahas di lain postingan. (Mudah-mudahan ada waktu dan tidak tertimbun kesibukan)

Pada postingan ini, semata kekhawatiran saya atas permasalahan klasik yang sering mendera Arema FC: keuangan dan kepentingan sesaat. Sementara aset paling berharga yang dimiliki Arema FC yakni AREMANIA hanya semata sebagai obyek. Obyek yang hanya bisa ngelus dhodho melihat kelakuan para elit di lingkar managemen Arema FC. Padahal Aremania-lah yang selama ini memiliki spirit Arema secara de facto, tetapi bukan secara de jure.

Karenanya, sudah seharusnya jika model pengelolaan Arema secara de jure kembali ke pemilik seharusnya: Aremania. Untuk itu kepemilikan saham Arema oleh Aremania adalah cara untuk membentengi Arema dari tangan-tangan kepentingan sesaat.

[kkpp, 25.08.2011]

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s