Mumpung masih dekat dengan perayaan #BRSuraba7a, yang jatuh hari kemarin (26/12), tiba-tiba saja saya ingin menyarikan dari apa yang saya temui di forum big-reds atas apa yang terjadi tujuh tahun yang lalu. Maklum, tujuh tahun yang lalu saya masih belum ‘mendapat hidayah’ untuk bergabung di keluarga besar saya yang baru: BIGREDS. Saya baru menjadi ‘muallaf’ di tahun keduanya.

Awalnya, sudah ada beberapa member BIGREDS yang berasal dari Surabaya yang aktif di forum. Mereka adalah Tomal (a.k.a @tomalreds), Ferhat (a.k.a @ferbbas) dan  Redaholic (a.k.a Fani). Keinginan mereka untuk melakukan nobar sebagaimana kawan-kawan di Jakarta mendapat dukungan penuh dari Presiden BIGREDS waktu itu, Andhika Suksmana (a.k.a @deekasuksmana), serta kawan-kawanBIGREDS lainnya.

Beberapa dukungan itu di antaranya:

ayo, teladani semangat bung tomo, meskipun bung tomo belom pernah nonbar – Hendra Hendarin (a.k.a @Hendra_Hendarin)

Prens…..Gw juga MENDUKUNG NONBAR SURABAYA koq……tp gw dukung dr jauuuh di jkt…

Percaya deh…..minggu ini kalian ber-5, akhir tahun ini bisa 50 org…….
Karena gw sangat yakin, sbnarnya di daerah byk LFC fans, tp karena keterbatasan informasi ( internet,dll ), blum bisa gabung semua…..
Mulai aja dulu Bro’…….ntar lama2 juga rame…..PASTI……
SELAMAT NONBAR SURABAYA….. ~ Melvyn Pasaribu (a.k.a @melvynpass)

Kita semua yang ada di Forum ini mendukung semua usaha Liverpudlians yang ada di Surabaya dan beberapa daerah lainnya untuk melakukan kegiatan yang sifatnya menjalin tali silaturahmi dan menciptakan suasana kekeluargaan.. Kita dukung semua usaha itu… ~Evans

Begitulah. Akhirnya nobar pertama jadi digelar di Colors Pub & Resto jalan Sumatra, pada tanggal 24 September 2005. Lokasi ini pun ternyata dadakan, karena lokasi yang diagendakan sebelumnya, Scudetto jalan Pemuda, sedang ditutup karena direnovasi. Yang hadir bukan saja yang ada di Surabaya, bahkan kawan Abi a.k.a Arief Budhi Irwanto (a.k.a @abi2510) datang dari Jakarta dan kawan Pablo Ajimar datang dari Malang.

Walhasil, pada nobar pertama BIGREDS di Surabaya itu dihadiri oleh sembilan orang.

Laporan pandangan mata bagaimana suasana pada malam itu sebagaimana ditulis Abi pada forum:

numpang laporan nih, sabtu sore sempet sedih ketika ferhat telp gue kasih tau nonbar di scudeto batal karena tiba2 pihak scudeto bilang bakal ada renovasi, terus ferhat mencoba tempat lain buat nonbar di waktu yg tersisa, Alhamdulilah dapet tempat di colours cafe.. yess akhirnya acara nonbar gue di sby tetep jadi..

jam 18.15 gue udah sampe di colours, gue ajak keponakan gue (pengemar berat baros tapi tetep setia dukung liverpool) dan adik sepupu gue.. 10 menit kemudian ferhat sampe dan gak lama fani a.k.a redaholic sampe, terus dateng kemudian mas soejen li seorang dokter (dan sering jadi komentator bola di radio suzana), sama anaknya.. colours FYI sbenernya tempat dugem jadi jam segitu masih sepi bgt cuma kita ber tujuh, pablo ajimar dan nasru pun baru sampe menjelang babak pertama mau habis karena mereka dateng dari malang dan kena macet.. akhirnya bisa bersembilan, si Tomal gak jadi dateng karena sudah keburu ada acara lain gara2 dikiranya acara nonbarnya gak jadi.. walaupun cuma bersembilan tetapi semangat nonbar tetap tinggi teriak2 dan rusuh deh apalagi pas kita LFC cetak gol dan peluang2.. sampe2 para waitres pada ngeliatin kita.. masuk babak kedua kita nonton tanpa suara tv karena band acapela mulai main tapi kita tetep semangat dan teriak2 tentunya (pemain bandnya aja sampe merhatiin kita juga) dan karena cafe itu masih sepi kita semua kedinginan semua hehehe.. uniknya pas gol pertama birmingham terjadi, pas mas soejen li lagi ke toilet dan gol kedua birmingham terjadi pas adik gue ke toilet juga hehehe.. makanya gue sempet nahan ke toilet karena takut kebobolan lagi .. walaupun hasil akhir gak menang dan lagi2 draw tetapi gue tetep seneng malam ini karena bisa ketemu temen di sby.. thanks buat ferhat yg sudah repot ngatur nonbar.. nextime mudah2an lebih banyak lagi yg ikut nonbar.. see u all soon bro!

Peserta nobar pertama BIGREDS di Surabaya. Abi, tengah bawa syal, Ferhat yang paling kanan
Peserta nobar pertama BIGREDS di Surabaya. Abi, tengah bawa syal, Ferhat yang paling kanan

Sejak keberhasilan terselenggaranya nobar pertama tersebut, beberapa kali nobar dilaksanakan dengan mengambil tempat di McDonald jalan Darmo dan juga di Dunkin jalan Basuki Rahmat. Meski hanya berdua, Ferhat dan Fani tetap rajin mengundang yang lain untuk bergabung dengan mereka.

Upaya tak kenal lelah dari duo F sepanjang tiga bulan terakhir, ternyata membuahkan hasil. Pada nobar boxing day 2005, jumlah peserta nobar akahirnya tak hanya berdua, naik lebih dua kali lipat menjadi berlima: Nasru, Dedy (a.k.a @BIGdedyREDS), Tomal, Ferhat dan Fani. Beda dengan nobar pertama yang ada bintang tamu dari Jakarta dan Malang, kali ini kelimanya dari Surabaya. Sayang, foto bersejarah pada momen ini sudah hilang dari link-nya. Padahal kelak, tanggal inilah yang dipakai sebagai tanggal kelahiran BIGREDS Regional Surabaya.

Kemajuan ini pun di-apresiasi dan terus disemangati oleh yang lain.

Kurang Merah!!!! hahahahhaha Sabar rek! Ntar lama lama juga bakalan banyak ……. konsisten aja!! Good luck Surabaya! ~ scaremonger

Nobar Awal Musim 2006/2007 - McD Delta
Nobar Awal Musim 2006/2007 – McD Delta.

Demikianlah, satu persatu personal pecinta Liverpool FC (LFC) di Kota Pahlawan terus berkumpul menjadi keluarga besar. Valent mulai bergabung dengan yang lainnya pada bulan Januari 2006. (beberapa bulan kemudian si Valent inilah yang mengajak saya bergabung, dulu dengannya biasa saling support pas nonton LFC di kantin ITS). Janner (a.k.a @jannerthing) dan Paulus (LoneWolf) kemudian bergabung pada bulan Februari 2006. Menyusul kemudian Ucha dan Ucup (a.k.a @ucupgoib), serta nama-nama lain yang tidak tercantum di forum.

Nobar - Setahun sejak nobar pertama.
Nobar – Setahun sejak nobar pertama.

Kini, tujuh tahun kemudian, BIGREDS Regional Surabaya telah tumbuh berkembang sedemikian rupa. Harapan kawan-kawan yang menyemangati tridente Ferhat-Fani-Tomal ketika hendak menggulirkan nobar di Surabaya bagi member BIGREDS, telah mendapatkan jawaban. Bahkan, dulu ada kebiasaan pas nobar menghitung jumlah peserta ganjil atau genap, kini peserta nobar tak lagi bisa dihitung dengan jemari tangan.

Dirgahayu @BRSurabaya!!

Kenal sepisan, dulur saklawase … You’ll Never Walk Alone. Koen Gak Mlaku Ijenan.

[kkpp, 27.12.2012]

2 pemikiran pada “Awal Keberadaan Bigreds Regional Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s