Menonton Bridge

“Ini bagaimana sih, menontonnya?” Suara putus asa terdengar dari seorang Bapak. Suara itu bercampur dengan suara-suara yang sibuk mengomentari distribusi papan bridge yang terpampang di layar.

“Maksudnya bagaimana pak?” terdengar suara Anhar Haitani, kawan pemain bridge dari Yogya, di baris belakang saya.

“Saya tadi (22/8) datang ke sini (Jakarta International Expo Kemayoran) mau menonton wushu. Tapi kata petugas tiket sudah habis dan diarahkan untuk menonton bridge saja. Saya masuk ke sini, eh, di layar cuma angka-angka saja.”

In memoriam: Pur Byantara

“Kapan kita main pasangan? Pasti nggak mau ya main sama saya … ,” pertanyaan dari Pak Pur dengan senyum terkekeh khasnya, begitu yang sering ditanyakan kepada saya jika kami bertemu, masih terngiang. Pertanyaan itu biasanya saya iyakan, tapi sudah tak ada lagi yang akan bertanya seperti itu lagi. Beliau sudah berpulang ke Sang Penciptanya, Kamis (8/6), pas di malam ke-14 Ramadan 1438H di RS Haji Surabaya. 

Catatan Dana Abadi untuk UK Bridge ITS

Jer basuki mawa bea.

Untuk mencapai sesuatu tujuan (kesuksesan, kebahagiaan) diperlukan ongkos (material, immaterial, usaha, pengorbanan). Begitulah pepatah Jawa yang singkat, namun bukan saja pemaknaan, padanannya yang pas pun tak bisa diungkapkan dengan singkat dan lugas dalam bahasa Indonesia.

Ongkos material bukan hal mutlak di sini, tetapi ia adalah salah satu faktor diantara faktor-faktor keberhasilan lainnya.

Kabar dari Liga Bridge Online Indonesia (9)

Tanpa terasa babak penyisihan Liga Bridge Online Indonesia tinggal 7 hari saja. Sebagian sudah menyelesaikan seluruh kewajiban, tapi masih ada beberapa yang mempunyai tanggungan.

Bagaimana jika yang mempunyai tanggungan tidak tuntas pada batas waktu yang telah ditetapkan pada 9 Mei nanti?

Kabar dari Liga Bridge Online Indonesia (8)

Liga Bridge Online Indonesia telah melalui 24 hari dan telah menyelesaikan 208 pertandingan. Masih ada beberapa pertandingan tersisa, tetapi beberapa regu sudah menyusul regu Senayan Gabsi yang telah menyelesaikan seluruh kewajibannya di babak penyisihan.

Karenanya, beberapa orang mulai berhitung regu siapa-siapa saja yang bakal lolos ke 32 besar.