Liga Bridge Online Indonesia telah melalui 24 hari dan telah menyelesaikan 208 pertandingan. Masih ada beberapa pertandingan tersisa, tetapi beberapa regu sudah menyusul regu Senayan Gabsi yang telah menyelesaikan seluruh kewajibannya di babak penyisihan.

Karenanya, beberapa orang mulai berhitung regu siapa-siapa saja yang bakal lolos ke 32 besar.

Group A. Regu AgBC memimpin 130 VP (rata-rata 18.57) dengan menyisakan satu pertandingan atas regu Wonder Women. Borneo Kapuas di tempat kedua dengan 118 VP (rata-rata 16.86) dengan menyisakan satu pertandingan atas Club Bridge Oloh Mataram. Indonesia Unima di tempat ketiga dengan 107 VP (rata-rata 17.83) dengan menyisakan dua pertandingan atas AIC Jr dan Sidoarjo Yunior. Di luar ketiga tim tersebut, regu-regu Wonder Women, AIC Jr dan SPBU 28 masih merupakan ancaman.

Pertandingan yang menentukan untuk dinantikan: AIC Jr x Indonesia Unima, Wonder Women x AgBC, AIC Jr x SPBU28 .

Group A

Group B. Di group ini persaingan masih sangat terbuka, karena belum ada satu regu pun yang menyisakan 1-2 pertandingan. hanya regu BPS yang telah melampau 3 digit total VP, itupun dengan rata-rata yang masih berselisih tipis dengan regu-regu  GTBC Young Guns (rata-rata 18.2),  Puslatcab PKU (rata-rata 16.33), Karimun (rata-rata 15.2). Tetapi jangan lupa, selain ketiga regu itu, ada regu Ladies Enjoy yang baru bermain tiga kali, tetapi ketiga-tiganya dimenangkan dengan angka sempurna, 25.

Group B

Group C. Di group yang terdiri dari 10 regu ini, sembilan regu mencatatkan rata-rata VP yang berselisih tipis, dari range 13 hingga 18.8. Hanya regu Telkom Flexi yang menyisakan dua pertandingan sisa. Sedangkan yang lain lebih dari itu. Gabrial sisa 4 pertandingan, Bitung sisa 3 pertandingan, BabyFace dan GTBC sisa 5 pertandingan. Batam malah sisa 6 pertandingan. Sungguh, persaingan di group yang masih ketat. Siapa yang lengah, dapat dengan mudah disalip oleh regu lainnya.

Group C

Group D. Regu CNP menjadi regu pertama di group ini yang telah menyelesaikan seluruh pertandingannya. Total 165 VP diraih dari 9 pertandingan, sehingga rata-rata yang dibukukannya pun termasuk tinggi yaitu 18.33. Kiranya lebih dari cukup untuk membawa regu ini lolos ke babak 32 besar. Sementara itu, regu Tobo Kito, GTBC Troopers, Alumni EBC Padang dan Telkom SLI007 harus bersaing untuk mendapatkan 3 tempat tersisa jatah dari group ini.

Menarik ditunggu adalah partai yang mempertandingkan SLI007 x Tobo Kito serta SLI007 x GTBC Troopers.

Sementara regu Wasaka, semoga tidak patah arang setelah sebelumnya, pada tanggal 11 Maret sempat kena penalti karena koneksi, hingga sekarang belum  turun arena kembali.

Group D

Group E. Regu AIC 1 dan regu Prince of Duayu menemani Senayan Gabsi yang telah menyelesaikan seluruh pertandingan di fase penyisihan grup. AIC membukukan 158 total VP-nya melampaui raihan Senayan Gabsi (139 VP). Sedangkan prince of Duayu membukukan 110 VP.

Kondisi ini menyebabkan persaingan antara Alunand, GTBC LongEnergy, BBO Lovers, serta Telkomnet Instant menjadi cukup berpengaruh terhadap hasil akhir di group ini. Alunand misalnya, masih menyisakan dua pertandingan yaitu melawan BBO Lovers dan GTBC LongEnergy, sekurangnya dari dua pertandingan itu Alunand perlu 32 VP untuk melampaui raihan Senayan Gabsi.

Group E

Group F. Regu GTBC Popeye adalah regu pertama di group ini yang telah menyelesaikan seluruh pertandingan yaitu dengan meraih total 80 VP. Sayangnya ini tidak cukup untuk berkompetisi dalam perebutan 4 besar. Menarik ditunggu adalah pertemuan antara SS Mixed (116 VP) dan GTBC Pelangi (122 VP). SS Mixed juga harus bertemu dengan regu J2B.

Selain itu, persaingan 4 besar juga masih mengikutkan regu Bunda, regu Telkom Groovia, serta regu IBC. Bahkan regu Tasik KDB yang perlu kemenangan besar di tiga partai terakhirnya sekalipun masih berpeluang untuk lolos ke babak 32 besar.

Group F

Group G. Regu Banten Biru juga termasuk salah satu regu yang menyelesaikan paling awal. Sayangnya, nilai rata-rata VPnya di bawah 15, yang memungkinkan disalip oleh regu Riau Plus, RET & Friends, Telkom Speedy dan Multigen. Sementara regu Pekanbaru dan GTBC Firefox dituntut konsistensinya.

Menarik ditunggu, saat RET & Friends menantang Pekanbaru. RET & Friends perlu kemenangan besar untuk mendongkrak rata-rata VP-nya sedangkan bagi Pekanbaru seri atau kalah tipis masih aman. Kongruen dengan situasi pertandingan ini adalah saat Telkom Speedy menantang GTBC Firefox.

Sementara Riau plus menantang Multigen juga menarik ditunggu. Bagi Multigen, ini adalah pertandingan terakhir yang wajib dimenangkan meski tipis sekalipun.

Tetapi penentu di group ini justru adalah GTBC WildBoys, yang belum bertanding dengan Riau Plus, Telkom Speedy, RET & Friends dan juga derby melawan GTBC Firefox.

Group G

Group H. GTBC BuitenZorg sepertinya menjadi Banten Biru-nya group H. Sudah menyelesaikan tetapi rata-rata VPnya di bawah par 15. Pimpinan klasemen adalah regu Ordinary Team (131 VP) dengan menyisakan 1 pertandingan sisa. Disusul oleh  Arema FC (111 VP) dengan menyisakan 2 pertandingan sisa.

Sedangkan tim lain yang masih meyisakan peluang adalah Putri Jatim, KleaK team, GTBC Magnum yang nilai rata-ratanya di atas par tetapi masih menyisakan lebih dari 2 pertandingan.

Group H

[kkpp, 02.04.2012]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s