Apa yang ada dalam benak Anda bila mendengar kata “puputan”?

Bali? Ya, tentu saja. Meski ‘puputan’ dikenal juga di khasanah tradisional Jawa sebagai ‘slametan’ saat tali pusar bayi putus (puput), tetapi puputan lebih terkenal sebagai tradisi Bali.

Dalam terminologi Bali, puputan adalah perlawanan massal hingga titik darah terakhir daripada bertekuk lutut menyerah. Dalam sejarahnya, beberapa kali terjadi puputan, tahun 1906 di Badung, 1908 di Klungkung serta saat perang kemerdekaan yang dipimpin I Gusti Ngurah Rai, yang juga dikenal juga sebagai Puputan Margarana.

***

Nah, kali ini, dalam rangkaian Bali International Sports Week 2010, Puputan diabadikan sebagai nama kejuaraan yang dipertandingkan untuk cabang olahraga bridge. Bridge menjadi salah satu cabang di antara cabang lainnya, yaitu: sepakbola pantai (beach soccer), gateball, surfing, billiard 9 ball, golf, catur, woodball, bowling, cricket, dan marathon. Menurut keterangan di situs resmi Bali International Sports Week 2010 (www.balisportsweek.com), rangkaian ini akan diselenggarakan tanggal 16 hingga 24 Oktober 2010 di berbagai venue di Bali.

Adapun untuk bridge akan dipertandingkan di Inna Putri Bali Hotel, Nusa Dua, Bali, tanggal 22 hingga 24 Oktober 2010. Dalam undangannya, Ketua Harian Pengprov Bridge Bali, Tjandrawati Sugita, turnamen akan diselenggarakan untuk patkawan 5 sesi penyisihan sejak Jumat petang untuk diambil 7 team terbaik yang bermain di final secara round robin bersama dengan tim tuan rumah terbaik. Sementara yang gagal masuk final bisa bermain di pasangan.

(kkpp, 01.10.2010)