Mengenang 2007

Periode 2004-2007 adalah tonggak terpenting dalam perkembangan media sosial mengingat di periode inilah tiga platform media sosial yang paling berkuasa saat ini: facebook, twitter dan youtube dilahirkan. Begitu kata Mas Wisnu (Alois Wisnuhardana) melalui bukunya yang pantas dijadikan pegangan singkat buat siapa saja yang ingin memahami geliat anak muda dan media sosial. Menurutnya, setelah era emas inilah media sosial kemudian menjamur bak cendawan di musim hujan. (Tentang buku itu, sila mampir ke sini).

Lanjutkan membaca “Mengenang 2007”

Pilpres Sudah Usai

Jauh hari sebelum diumumkan oleh Komite Pemilihan Umum pada Selasa dini hari (21/5) yang lalu, pun jauh sebelum masa kampanye dimulai, tepatnya sesaat sejak kontestasi dimulai ketika KPU menetapkan Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah Calon Presiden Republik Indonesia 2019-2024, bagi saya pilpres sudah selesai.

Awalnya saya merasa begitu.

Lanjutkan membaca “Pilpres Sudah Usai”

Antara Stanford dan Harvard

Hidup adalah pilihan. Tiap orang berkesempatan mempunyai pilihan atas sederet alternatif dengan segala konsekuensinya. Namun tak banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk memilih kuliah dengan alternatif-alternatifnya adalah dua perguruan tinggi terbaik di dunia.

Dialah Maudy Ayunda.

Lanjutkan membaca “Antara Stanford dan Harvard”

#10YearsChallenge

Entah siapa yang pertama bikin tantangan dengan hestek seperti judul di atas. Seru-seruan di media sosial, facebook, instagram, juga twitter. Bahkan di facebook ada akun sendiri yang khusus meng-upload #10yearschallenge tersebut. Lama-lama kok ya tertarik juga.

Simple sih tantangan ini. Cuma membandingkan foto 10 tahun yang lalu dengan foto sekarang. Jadilah punya saya seperti ini:

Lanjutkan membaca “#10YearsChallenge”

Masih Nge-blog

Hari ini, bertepatan bulan Juli hari ketigabelas jatuh pada Jumat. Sama seperti dengan sebelas tahun yang lalu. Tahun 2007, bulan Juli hari ketigabelas juga jatuh pada hari Jumat. Percaya nggak? Hehehe.

Saya ingat benar, karena pada hari itulah saya memutuskan untuk nge-blog.  Hari itu saya bulat-bulat memutuskan untuk memindahkan tulisan yang akan dituliskan di feature note di facebook dan menempatkan tulisan itu di rumahnya sendiri. Rumah maya ini. Blog.

Judul posting-an kali ini, pinjam judul postingan Mas Budi Rahardjo. 

Di postingan itu, secara to the point, Mas Budi langsung bertanya di leadnya, begini:

Masih ngeblog di tahun 2018? Di jamannya vlog gini? Iya, masih ngeblog. hi hi hi. Tersipu-sipu juga saya. Berasa menjadi manusia yang tua gitu. Seperti dinosaurus. Sudah punah. Banyak blogger angkatan saya sudah gulung tikar – eh, naik kelas.

Lanjutkan membaca “Masih Nge-blog”