Antara Stanford dan Harvard

Hidup adalah pilihan. Tiap orang berkesempatan mempunyai pilihan atas sederet alternatif dengan segala konsekuensinya. Namun tak banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk memilih kuliah dengan alternatif-alternatifnya adalah dua perguruan tinggi terbaik di dunia.

Dialah Maudy Ayunda.

Salah seorang yang berkesempatan mempunyai pilihan untuk lanjut kuliah di Harvard University atau kuliah di Stanford University. Kedua kampus tersebut berada di tiga besar kampus terbaik di dunia tahun 2019 versi www.topuniversities.com. Di versi yang sama, tiga kampus Indonesia terbaik ditempati oleh Universitas Indonesia di peringkat 292, ITB di 359 dan UGM di peringkat 391.

Harvard telah berdiri sejak 1636. Stanford berdiri sejak tahun 1885. Harvard telah meraih 48 nobel, dan Stanford punya 19 nobel. Menjejak diterima di kedua kampus bereputasi dunia tersebut adalah prestasi tersendiri. Alih-alih bikin drama setting-an untuk menaikkan popularitas, bagi Maudy Ayunda yang mengawali langkah dengan tampil sebagai pemeran utama di film besutan duo maut, Riri Riza dan Mira Lesmana di tahun 2005, film berjudul “Untuk Rena”, baginya lebih penting untuk terus menemukan jati diri mewujudkan mimpi dengan meneruskan pendidikan dan malah kemudian terwujud dengan mendapatkan kesempatan memilih pendidikan yang terbaik di dunia.

Ia menulis dalam akun instagram-nya (4/3) yang diterjemahkan secara bebas:

“Aku diingatkan sekali lagi bahwa impian, ketika diurai sebagai sejumlah tujuan yang konkret, bisa menjadi rencana yang terwujudkan.”

Juga, di postingan berikutnya:

Dreams are funny things. The most unlikely ones can catch you off guard.

Begitulah. dua postingan dari Maudy Ayunda itu segera menjadi pembahasan warga internet. Tak hanya di instagramnya tapi juga jadi bahasan di twitter. Dari lucu-lucuan, pujian, bahkan (sebagaimana biasa) ada saja yang nyinyir.

Dari salah satu pembahasan tersebut, saya menemukan postingan yang membuat saya merasa perlu mengirimkannya untuk si sulung yang tengah bersiap menghadapi UN SMP-nya.

Saya bilang ke si sulung begini via whatsapp:

Nduk, good school and good education will take you to many good places. It’s about your journey, not mine. Please do anything with your best and let Allah does the rest … and you’re still my lovely daughter.

[kkpp, 09.03.2019]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s