Melanjutkan yang Tertunda

Pandemi yang sempat memvakumkan banyak hal telah berlalu. Meski kasus tetap saja ada dan kewaspadaan harus senantiasa dikedepankan, banyak sendi kehidupan telah kembali normal. Begitu halnya dengan Liga Bridge Indonesia yang sempat terhenti kemudian diperdebatkan apakah dilanjutkan atau dimulai saja musim liga yang baru.

Kantin ITS Reborn

Beberapa hari belakangan beredar flyer tentang Kantin Pusat ITS Reborn yang soft opening-nya dilakukan kemarin (17/5). Nama ‘Reborn’ mengingatkan kepada ‘Padi Reborn’. Keren sih. Meski bisa jadi kalau dipermasalahkan, mengapa pakai nama keminggris. Mungkin harapannya sama dengan grup band legenda yang direvitalisasi kembali, makin kinclong dibuatnya. Mungkin begitu halnya dengan Kantin Pusat ITS Reborn. Entahlah,Lanjutkan membaca “Kantin ITS Reborn”

Nopember

Yang baku adalah November. Bukan Nopember. Tetapi karena sudah terlanjur melekat menjadi nama, jadilah Nopember adalah kesalahan yang menjadi benar untuk penulisan nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang biasa disingkat menjadi ITS. Salah satu kampus yang ajeg menghuni peringkat atas kampus di Indonesia bersama kampus negeri yang lebih dahulu lahir, seperti Universitas Indonesia, Universitas GajahLanjutkan membaca “Nopember”

Meme

Saya harus berterima kasih kepada kawan Hendri Prakosa. Sore tadi (15/5) di antara riuhnya pembahasan di grup whatsapp, sebuah meme terasa menyegarkan. Hahaha, segera saja meme itu menyebar ke lima grup whatsapp dan satu group telegram yang lain. Gakpapalah, seperti kata Abu Nawas, cara terbaik jika jadi bahan tertawaan, ya ikut tertawa terbahak. Apalagi, hahaha.

In memoriam: Zainal Arifin

It’s just like a blink Nal, mestinya sempat kutunjukkan padamu, postinganku di blog ini (bisa baca di sini) yang judulnya pun paragraf awalnya mengambil dari kejadian bersamamu. Waktu itu dirimu dengan endhel-nya menuliskan namamu di sebuah daftar hadir dengan judul postingan itu. Jay. Aku ngakak waktu itu (aku lupa acaranya, mungkin acara sosialisasi Mubes IILanjutkan membaca “In memoriam: Zainal Arifin”

Agatha Retnosari: Politik Jalan Sunyi

Seumur-umur nge-blog, belum sekalipun saya membuat postingan yang bersifat wawancara. Baru kepikiran sekarang.Itu pun bukan wawancara bertemu empat mata, melainkan wawancara dengan memanfaatkan fasilitas chatting via WhatsApp. Meskipun secara teknis mudah, yang agak sulit adalah menyesuaikan waktu karena bagi saya wawancara sebaiknya sejak awal telah dikondisikan pada suatu waktu yang diperjanjikan dan subyek wawancara sudahLanjutkan membaca “Agatha Retnosari: Politik Jalan Sunyi”

In Memoriam: Ir. Soetjipto

Tokoh, salah satu orang kuat (di/dari) Jawa Timur. Sebagai politisi dia punya sikap dan setia pada pilihan. Sebagai wirausahawan dia berilmu dan ‘utun’. –Fitradjaja Purnama Insinyur yang berpolitik dan melawan. Mungkin itulah gambaran sosok Pak Tjip, yang tak berbeda dengan tokoh yang ia kagumi, Bung Karno. Selamat jalan Pak Tjip. –detik.com Pak Tjip, begitu beliauLanjutkan membaca “In Memoriam: Ir. Soetjipto”

Ngirit

Perlunya penggunaan bahan bakar minyak (bbm) bagi kehidupan sehari-hari kita, memang tidak dapat dipungkiri. Saking pentingnya, negara mengambil peran utama untuk penggunaan bbm tersebut. Sayangnya, akhir-akhir ini sepertinya penyelenggara negara tergagap bagaimana mengurusinya. Sebagaimana dilansir VOANews.com (baca di sini), institusi-institusi terkait malah terlihat berbeda sikap menanggapi subsidi bbm yang besarannya kian membebani anggaran negara. Bagaimanapun, menaikkanLanjutkan membaca “Ngirit”