Kepingan Koratkarit Paling Pojok

"musuh kita adalah waktu yang tak ragu bergerak maju, dan senyummu itu, tertinggal di masa lalu"

  • #700

    Biasanya hanya pakai dua gelang. Yang pertama gelang kembaran satu grup ter-geje namun ngangenin, gelang buatan Kak Mientje, yang kedua gelang YNWA custom dapat dari adik bungsu saya. Sepanjang hari ini (29/9) dapat tambahan dua gelang lagi karena nonton konser Dream Theater di Stadion Kridosono Yogyakarta. Read more

  • Plastikan

    Bisa dibilang tahun ini (bagi saya) adalah tahun fakir piknik. Mari kita pakai istilah yang lebih keren saja: moratorium untuk sejumlah hal, mengencangkan ikat pinggang, apalagi ya, ah iya: penurunan daya beli. Hihihi. Bahaya memang. Kata orang-orang, fakir piknik bisa mengurangi konsentrasi, nyinyir di media sosial serta terseret bahaya laten hoaxisme. Read more

  • In memoriam: Zainal Arifin

    It’s just like a blink Nal, mestinya sempat kutunjukkan padamu, postinganku di blog ini (bisa baca di sini) yang judulnya pun paragraf awalnya mengambil dari kejadian bersamamu. Waktu itu dirimu dengan endhel-nya menuliskan namamu di sebuah daftar hadir dengan judul postingan itu. Jay. Aku ngakak waktu itu (aku lupa acaranya, mungkin acara sosialisasi Mubes II Read more

  • #663

    Buatmu; Selamat! Selamat menempuh jalan menuju kesempurnaanNya memenuhi panggilanNya Semoga mabrur Buatku; tanggal sudah semua kesempurnaan berserak seperti daun renta tak kunjung dicikrak menunggu hari sembari mengais receh demi receh sembari memungut remah demi remah [kkpp, 23.08.2017] Read more

  • #640

    Bahasa Inggris. Delapan huruf. Tiga kata. Bagian dari judul lagu yang cukup populer. Dikarang oleh Albert Hammond dan Carole Bayer Sager tetapi banyak versi yang dinyanyikan penyanyi-penyanyi kondang macam Celine Dion, Luther Vandross, Rod Steward, Barry Manilow, Cliff Richard, Clay Aiken serta Julio Iglesias. Cukup menutup mata katanya. Mendatar atau menurun sama saja. Delapan huruf Read more

  • #622

    terima kasih sudah mengirimiku senyumanmu sebagai teman hening ketersekatan dengan senyuman itu aku bisa merawat luka menumbuhkan airmata (biar) pekat (agar) lekat (ter) sekat (tetapi) dekat hatiku hangat [kkpp, 13.07.2017] Read more

  • Awal kecemplung di dunia sales,  mentor saya tanpa mengajarkan teori langsung menyarankan untuk belajar dari para senior di kantor. Tepatnya sih, mengamati para senior itu bekerja, terutama bagaimana mereka mempunyai gaya nyales yang berbeda satu sama yang lain. “Salesmanship is an art. Read more

  • Mimpi

    Apa jadinya jika tengah malam pikiran penuh dengan tulisan di angan, kata bersahutan, alinea bertautan, ide-ide berkelindan dalam gelap sementara mata harus segera dipejamkan karena besok pagi harus terjaga seharian menyapa jalanan pantai utara Jawa? Read more

  • Mencicip Trans Jawa

    Layaknya tiap lebaran, perjalanan pulang ke keluarga besar adalah hal yang masih dan perlu diagendakan bagi sebagian besar rakyat negeri ini. Siapa saja kemudian mendapat berkah acara tahunan yang tiap tahunnya bergeser maju penyelenggaraannya karena mengikuti penanggalan hijriah karena bagaimanapun lebaran identik dengan Idul Fitri. Fenomena gegap gempitanya perjalanan pulang ke keluarga besar pas momen Read more

  • “Kapan kita main pasangan? Pasti nggak mau ya main sama saya … ,” pertanyaan dari Pak Pur dengan senyum terkekeh khasnya, begitu yang sering ditanyakan kepada saya jika kami bertemu, masih terngiang. Pertanyaan itu biasanya saya iyakan, tapi sudah tak ada lagi yang akan bertanya seperti itu lagi. Beliau sudah berpulang ke Sang Penciptanya, Kamis Read more

  • P5

    P5? Apa tuh? Penataran P4. Eh lha, masih ada singkatan lagi, singkatan dalam singkatan. Apa tuh? P4 masak gak tau sih? Pergi pagi pulang petang? Bukan. Pergi pagi pulang pagi? Juga bukan. Read more

  • #579

    ada 15 lagu di daftar putar. diputar berulang-ulang tanpa pernah bosan. sekali putar perlu waktu 1 jam 3 menit. biasanya diputar saat menemani jutaan mimpi yang dibariskan rapi untuk dieksekusi satu persatu. mimpi gugur. luruh satu demi satu. menyisakan satu mimpi saja. satu mimpi saja. bisakah engkau menebak ke-15 lagu itu? [kkpp, 31.05.2017] Read more

  • #557

    Dalam segala lelah yang membuatku cemas, aku mengenalmu sebagai sehela napas, yang tak pernah ingin kulepas. ~@Karizunique Tujuh ratus tiga puluh dua hari yang melelahkan, tak jemu ku bersyukur telah mendapatimu, di sini, hadir dalam ketidakhadiran. [kkpp, 09.05.2017] Read more

  • Point of No Return

    Tetiba saya merasa pada sebuah titik yang tidak bisa kembali ke awal, yang jika dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris secara gampang-gampangan adalah point of no return. Ingin memastikan, benar gak istilah yang saya pakai menggambarkan keadaan saya tersebut, jadinya belakangan saya malah tercerahkan, bahwa point of no return awalnya adalah istilah penerbangan. Read more

  • #539

      Gelap Episode hari ini adalah episode tergelap dari episode gelap terdahulu Gelap yang semakin gelap dan esok, bisa jadi lebih gelap dari hari ini Read more

  • Iklan Colongan

    Judul postingan kali ini terinspirasi dari curcol. Curhat colongan. Lah, singkatan dalam singkatan. Bukankah curhat-nya sendiri juga singkatan dari curahan hati. Menurut Amin Aulawi via inovasee.com (bisa baca di sini), curcol adalah kata dan juga istilah tahun 90-an. Amin mengkelompokkan curcol sebagaimana EGP, ember, koit, hebring, gundah gulana serta ngocol. Hihihi, masak sih gak ada yang Read more

  • WhatsApp Group

    “Gimana caranya bikin grup?” tanya seorang kawan di sebuah grup whatsApp. “Grup apa?” kawan yang lain segera menyambar. “Mau buatin whatsApp grup buat keluarga,” kata sang penanya. “Ya kudu rundingan rapat keluarga dulu.” Saya yang hanya jadi pembaca saat berhenti di lampu lalu lintas berwarna merah jadi terbahak. Ngakak. Read more

  • #514

    Anger Misery You’ll suffer unto me ~ Harvester of sorrow – Metallica Pekan-pekan ini adalah salah satu masa terberat dari yang pernah aku lalui. Pekan-pekan ini seperti menumpuk berbagai kemarahan tak berbentuk. Mengendap di dasar. Menunggu waktu untuk diluapkan. Read more

  • #490

    mestinya aku tak di sini. kabur dari antrian kata bertumpukan berjejalan. buron dari deretan angka ritmis aritmetis. beban antrian dan deretan tak lagi diindahkan. Read more

  • #481

    kucukupkan pagi menanti warta ada dan tiada apa beda Read more

  • Switching Voters

    Di dunia marketing, sudah lama mengenal konsep switching customers. Konsep ini gampangannya adalah pelanggan yang berpindah ke penyedia jasa/barang kompetitor karena sesuatu hal. Biasanya karena hal-hal yang berkenaan dengan perang harga atau bisa juga karena kualitas jasa layanan, yang sebelumnya menurun, atau yang kompetitor terlihat lebih baik. Lumrah. Karena sudah menjadi hukum alam, customer senantiasa akan Read more

  • Kembali ke Indovision

    Akhirnya akhir pekan ini kembali bersama tv berbayar Indovision. Sejak larut dalam era tv berlangganan, beberapa kali sudah berganti provider. Awalnya menggunakan tv berbayar ya Indovision ini lantas pindah ke Astro, pindah ke Aora, dan yang terakhir adalah OrangeTv yang kemudian jalan paralel dengan Firstmedia karena bundling dengan paket internetnya. Mengapa pindah? Read more

  • Semoga Nurani Belum Mati

    sedang ramai kisah sadap menyadap bukan kisah pohon karet bukan pula kisah pohon dadap kuping menguping bukan sembarang kuping karet bisik-bisik jadi berisik malah penuh ratap Read more

  • #456

    empat lima enam tujuh delapan sembilan menghitung hari terus berjalan entah sampai kapan aku (tak) bosan [kkpp, 28.01.2017] Read more

  • Seputar OTT

    Kabar (tak) mengejutkan kembali datang dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kamis (26/1) kemarin, di laman resminya (bisa baca di sini) KPK mengumumkan keempat tersangka kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah ditangkap. Satu hakim, satu perantara serta sang penyuap dan  sekretarisnya. Lembaga MK tempat yang mulia hakim yang ditersangkakan, pun bereaksi keesokan harinya dengan membentuk Read more