Curang

Dalam beberapa jam ke depan (1/6), ratusan ribu pendukung Liverpool FC memenuhi Madrid dan jutaan lainnya bersiap menonton Liverpool FC yang hendak bertanding di laga final UEFA Champions League (UCL) melawan sesama tim Inggris. Apa jadinya jika jauh sebelum pertandingan itu dimulai sudah diserukan bahwa Liverpool akan bermain curang?

Pilpres Sudah Usai

Jauh hari sebelum diumumkan oleh Komite Pemilihan Umum pada Selasa dini hari (21/5) yang lalu, pun jauh sebelum masa kampanye dimulai, tepatnya sesaat sejak kontestasi dimulai ketika KPU menetapkan Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah Calon Presiden Republik Indonesia 2019-2024, bagi saya pilpres sudah selesai. Awalnya saya merasa begitu.

Car Free Day dan Media Sosial

Apa yang menyamakan antara Car Free Day (CFD) dan medial sosial? Yang satu di jalanan, yang satu di dunia maya. Keduanya menautkan publik untuk saling berinteraksi. Awalnya, CFD adalah sebuah ide untuk mengistirahatkan sebuah kota dari polusi kendaraan bermotor, barang dua-tiga jam, asal bisa mendapatkan udara segar sebagai balasannya. Sedangkan media sosial awalnya digunakan untukLanjutkan membaca “Car Free Day dan Media Sosial”

Teruslah Kritis, Mahasiswa Indonesia!

Linimasa yang saya ikuti tetiba ramai dengan kartu kuning, padahal tak ada kejadian kartu kuning di pertandingan sepakbola sesungguhnya belakangan ini yang pantas diperbincangkan sedemikian hebohnya. Usut punya usut, rupanya, kemarin (2/2) ada kejadian Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Indonesia memberikan kartu kuning kepada Presiden Republik Indonesia. Hal biasa saja tetapi kemudian ramai sedemikianLanjutkan membaca “Teruslah Kritis, Mahasiswa Indonesia!”

Iklan Colongan

Judul postingan kali ini terinspirasi dari curcol. Curhat colongan. Lah, singkatan dalam singkatan. Bukankah curhat-nya sendiri juga singkatan dari curahan hati. Menurut Amin Aulawi via inovasee.com (bisa baca di sini), curcol adalah kata dan juga istilah tahun 90-an. Amin mengkelompokkan curcol sebagaimana EGP, ember, koit, hebring, gundah gulana serta ngocol. Hihihi, masak sih gak ada yangLanjutkan membaca “Iklan Colongan”

Switching Voters

Di dunia marketing, sudah lama mengenal konsep switching customers. Konsep ini gampangannya adalah pelanggan yang berpindah ke penyedia jasa/barang kompetitor karena sesuatu hal. Biasanya karena hal-hal yang berkenaan dengan perang harga atau bisa juga karena kualitas jasa layanan, yang sebelumnya menurun, atau yang kompetitor terlihat lebih baik. Lumrah. Karena sudah menjadi hukum alam, customer senantiasa akanLanjutkan membaca “Switching Voters”

Terpenjara Sudut Pandang

Kemarin pagi (21/9), lima menit selepas jam kantor dimulai, sebuah foto mampir di handphone saya via sebuah grup whatsapp. Dilanjutkan dengan sebuah komen provokatif, “Lumayan dibantu Satpol PP, rugi kalau cuti.” Ada juga yang komen, “Hehehee ya begitulah petahana… #mulaimelanggar.” Bagaimana menurut Anda pembaca budiman? Apa yang Anda persepsikan dari foto itu di sebuah pagiLanjutkan membaca “Terpenjara Sudut Pandang”

Sadiq Khan

Jika ia, Sadiq Khan, dilahirkan di sini, mungkin namanya dituliskan Sodiq – Shodik – Sodik atau Sodikin. Ya, mungkin sebagaimana nama cak Sodik, teman melekan dulu di kantin ITS. Tapi Sadiq Khan dilahirkan di London. Bisa jadi lafalnya sama, entah juga sih ya, tapi tulisannya: Sadiq. Ayahnya sorang sopir bus, pendatang dari Pakistan dan, -siapa sangka- perjalanan waktuLanjutkan membaca “Sadiq Khan”

Ya, Saya telah Memilih

Maaf ya sedulur, maaf ya temen-temen, jika dalam beberapa hari mendatang mendapati picpro dan avatar saya di fesbuk, twitter, whatsapp sudah saya ganti dengan picpro terbaru. Picpro yang saya generate khusus untuk menunjukkan keberpihakan saya pada pilpres 2014 kali ini, tepat 30 hari jelang hari-h.