Maaf ya sedulur, maaf ya temen-temen, jika dalam beberapa hari mendatang mendapati picpro dan avatar saya di fesbuk, twitter, whatsapp sudah saya ganti dengan picpro terbaru. Picpro yang saya generate khusus untuk menunjukkan keberpihakan saya pada pilpres 2014 kali ini, tepat 30 hari jelang hari-h. (Bagaimana meng-generate picpro tersebut, bisa baca di sini),

me23

Ada yang suka dan tentu saja ada yang tidak suka dengan picpro dan avatar baru saya tersebut. Ya saya paham, adalah keniscayaan untuk bisa menyenangkan semua pihak. Saya juga sadar dengan penggantian picpro dan avatar tersebut seakan kemudian menciptakan garis tak terlihat bagi mereka yang berbeda. Tapi saya harus memilih. Bukan saja hanya dengan sekedar mengganti picpro dan avatar tersebut untuk beberapa hari ke depan melainkan juga untuk memilih terlibat dengan kegiatan nyata: meleburkan diri mendukung Jokowi – JK dengan aktif di sebuah komunitas relawan.

Di tulisan saya sebelumnya (baca di sini), serasional-rasional kita sebagai mahkluk rasional, tapi untuk memilih sesuatu hal akan terselip faktor emosional. Begitupun tentang pilpres kali ini. Usai pileg dan hingar-bingar koalisi, tersebutlah dua pasangan capres-cawapres: Jokowi – JK dan Prabowo – HR. Apakah kemudian saya memilih salah satu di antaranya berdasarkan rasionalitas perbandingan visi-misi antara keduanya? Apakah karena rasionalitas perbandingan spesifikasi profil kedua pasangan? Rasanya tidak. Ada faktor emosional yang lebih berperan. Tidak hanya faktor, tapi faktor-faktor. Mungkin bukan pada kali ini saya menjelaskannya.

***

Meski saya telah memilih, rasanya saya bakal menghormati mereka yang berseberangan. Jangan kan hanya sekedar pilihan presiden, dengan mereka yang berbeda keyakinan beragama pun saya terbiasa berteman tanpa sekat. Dengan mereka yang berbeda keyakinan tentang tuhan pun, saya masih bisa ketawa ngakak atas guyonan yang sama. Saya berharap begitu halnya dengan mereka yang berseberang jalan. Tapi entah yang berada di seberang sana, apakah memandang saya tetap sebagai teman atau malah memutuskan pertemanan setelah melihat saya mengganti picpro tersebut. Lha, sebagian besar dari mereka tampaknya tak menyukai perbedaan. Sebuah doa, mudah-mudahan, teman-teman saya, sedulur-sedulur saya yang memilih berada di seberang sana, tidak sedemikian mudah terlunturi mereka yang sedemikian mudah menggaris mana kawan mana lawan, menggaris mana kafir mana seiman.

Sebenarnya sih bisa saja, meski memilih tetapi saya diam-diam saja. Pura-pura golput atau apalah. Toh soal pilihan adalah kerahasiaan nantinya di bilik suara. Tapi untuk kali ini berbeda. Kubu seberang benar-benar menakutkan saya. Dengan segala ambisinya, cara-caranya menebar agitasi dan provokasi, serta siapa saja mereka-mereka yang merapat kepadanya, membuat saya memilih untuk bergerak. Ya, saya merapat memilih bergerak agar seandainya pun kalah nantinya (semoga tidak), setidaknya saya tak merutuk diri saya yang tidak ngapa-ngapain.

Sebelum menutup tulisan ini, saya ingin mengutip puisi yang jadi status seorang kawan di wall facebook-nya:

Saya memutuskan untuk bergerak

Ketika ada seorang muslim dikafirkan oleh muslim yang lain
Ketika ada orang yang bekerja nyata justru mendapat fitnah 
Ketika ada orang yang menyalakan harapan justru digelapkan kampanye hitam
Ketika ada orang yang rendah hati mendengarkan justru dianggap penghalang

Saya memutuskan untuk bergerak
Bergerak sekarang atau mengkafirkan orang lain jadi hal biasa
Bergerak sekarang atau menghina orang yang bekerja nyata jadi anjuran
Begerak sekarang atau penyala harapan dianggap sebagai hal aneh
Bergerak sekarang atau merendahkan kerendahan hati jadi kebenaran

Mari bergerak
Dengan cara sebaik-baiknya
Dengan cara terhormat
Karena saya, anda, kita adalah bangsa Indonesia yang terhormat

** Bukik Setiawan @bukik

[kkpp, 09.06.2014]

Satu pemikiran pada “Ya, Saya telah Memilih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s