Tutup

Celoteh Nuha: Nama Lengkapnya Rotiboy

Dari nama lengkap anak saya kedua, nama panggilan yang kami pilih adalah Alvaro, nama depan dari nama lengkapnya yang terdiri tiga nama. Karena terdiri dari tiga suku kata, maka kami kemudian memilih nama singkat “Varo”. Kadang Bundanya memanggil dengan “Al”, kadang tante-tante dan budhe-nya memanggil dengan turunan dari Varo, yaitu “Vayo”, “Va-O”.

Saya sendiri lebih sering memanggil dengan “Le”, turunan dari “tole”, cara orang Jawa memanggil anak laki-lakinya, sebagaimana cara Bapak memanggil saya. Kadang saya memanggilnya “Dik” sebagai pembahasaan untuk Nuha.

Suatu malam, Nuha kemudian berceloteh,  “Yah, sebenarnya nama adik lebih keren kalo dipanggil Boy.”

“Kok bisa?”

“Iya. Adik kan anak cowok dan ganteng. Lebih keren dipanggil Boy daripada Le.”

Aku cuma ketawa.

6971609169_77630e9f4b

Foto ilustrasi pinjam dari http://www.ritualmakan.blogspot.co.id

“Kalau jadi dipanggil Boy, nama lengkapnya Rotiboy,” ucap Nuha tanpa merasa bersalah.

Kali ini aku bukan sekedar ketawa. Ngakak malah. Kok bisa milih nama Rotiboy. Kalau dituntut melanggar hak cipta bagaimana?

[kkpp, 26.05.2011]

Tulisan terkait:

Celoteh Nuha: Ayah, Jangan Pulang Malam!

Celoteh Nuha: Ayam Kakung

Celoteh Nuha: Belajar Memilih

About the author tattock

menyukai kata dan perjalanan memperluas cakrawala. lalu sejenak menepi untuk sekedar membingkai hidup yang tak hakiki.

All posts by tattock →

One Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: