source: http://ucelebz.com/csi-miami-season-7-episode-11-s07e11-tipping-point-watch-online

Pernahkah Anda nonton CSI? Suka?

Crime Scene Investigation, yang kemudian disingkat sebagai CSI,  adalah sebuah serial televisi yang di negara asalnya sana telah dibuat berseri-seri sementara saat ditayangkan di televisi terestrial kita ternyata tidak laku.

Sebuah serial tentang departemen di kepolisian Amerika, yang lebih banyak mengisahkan pengungkapan kasus menggunakan bukti forensik, banyak menggunakan kajian foto, penggunaan mikroskop, uji DNA, serta pemanfaatan database komputer. Kasus-kasus sulit jadi terbuka manakala para detektif menggunakan bukti-bukti ilmiah yang tak terbantah.

Sebuah kisah fiktif yang sering bikin iri karena tak bisa kita jumpai di negeri kita. Mirip bikin iri sebagaimana serial Emergency Room. Serial kisah tentang penanganan kasus unit gawat darurat yang berbeda jauh dengan kondisi rumahsakit-rumahsakit  kita.

***

Di kehidupan nyata kita, belakangan kita disuguhkan keberhasilan kepolisian dengan Densus 88-nya yang berhasil menyelesaikan kasus teroris yang diembannya. Bukan saja kali ini, tetapi banyak kasus sebelumnya yang juga mendapat porsi dari media yang sedemikian hebat. Presiden membanggakannya ke pihak internasional. Kapolri pun merasa perlu untuk mengadakan jumpa pers sendiri. Hingga-hingga, saat kasus penggerebekan di Batu dulu, lokasinya sempat mendadak jadi tempat tujuan wisata.

Pada titik ini, ternyata masyarakat kita lebih menyukai heroik dar-der-dor yang menewaskan “sang penjahat”. Pantas, kisah macam CSI tak laku di televisi terestrial kita. Jadilah Densus 88 pahlawan baru.

Densus 88 termasuk unit tugas yang baru di kepolisian kita. Terbentuk tahun 2004 sebagai unit tugas anti teroris. Dengan segala kiprahnya selama ini, Densus 88 ternyata lebih disukai banyak pihak. Meski demikian, di satu sisi yang lain, keberadaannya pun banyak dikritisi berkenaan dengan “timing yang pas” serta kritikan atas keindependensiannya.

Terlepas dari kontroversinya yang menempatkan Densus 88 sebagai anak emas kepolisian, saya sedang menunggu: sebuah detasemen khusus se-elite Densus 88, untuk menuntaskan kasus korupsi di negara kita. Barangkali, keahlian di CSI pun perlu ditambahkan dalam detasemen khusus itu. Maklum, buruannya lebih lihai dari para teroris itu.

[kkpp, 18.03.2010]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s