Loncat

Seorang Associate Professor di almamater melakukan pengamatan pasca perubahan yang dilakukannya pada kolam ikan kesayangannya. Dia memberikan pembatas pada kolamnya, dan memberikan perbedaan perlakuan dari dua kolam yang terpisahkan pembatas baru tersebut. Di satu sisi, diberikannya supply air dan supply udara yang lebih baik dibandingkan dengan kolam sisi yang lain. Apa yang terjadi?

In memoriam: Yono Hermanto

Awal kecemplung di dunia sales,  mentor saya tanpa mengajarkan teori langsung menyarankan untuk belajar dari para senior di kantor. Tepatnya sih, mengamati para senior itu bekerja, terutama bagaimana mereka mempunyai gaya nyales yang berbeda satu sama yang lain. “Salesmanship is an art.

Tiada Klopp yang Tak Retak

“Tiada yang abadi selain perubahan” Awal Oktober tahun 2015 ini, perjalanan waktu mengantarkan sang perubahan itu atas Liverpool FC. Brendan Rodgers dipecat dan datanglah Jurgen Klopp. Nama Klopp sendiri sudah disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Brendan Rodgers sejak penampilan tak meyakinkan LFC di musim 2014-2015. Musim ketiga Brendan Rodgers, musim paceklik gol, musim terakhir Steven GerrardLanjutkan membaca “Tiada Klopp yang Tak Retak”

Pilih Apa, eh, Siapa …

Hajatan demokrasi kali ini, tanggal 9 April 2014 hanya menunggu jam. Di kompleks perumahan saya, terop sudah terpasang di tempat yang sudah direncanakan sejak sehari sebelumnya. Undangan pun sudah sampai. Akankah saya datang untuk mencelupkan jari dengan tinta? Rasanya iya, meski harus diakui saya belum mempunyai referensi untuk semua hak yang didapat besok: memilih anggota DPD, DPRLanjutkan membaca “Pilih Apa, eh, Siapa …”

Menjilat Matahari

Frase yang menjadi judul tulisan ini: ‘menjilat matahari’ tentunya dipopulerkan oleh God Bless, salah satu grup musik legendaris tanah air yang identik dengan vokalisnya: Achmad Albar. Menjilat Matahari adalah salah satu lagu di album Raksasa, album keempat God Bless yang dirilis tahun 1989.