Seharusnya saya menulis ini, beberapa waktu yang lalu. Tepatnya tanggal 27 Desember 2010, saat berita berpulangnya Cak Sebul, begitu panggilan akrab Ir. Bambang Prasetyo, tersampaikan via milis-milis yang saya ikuti.

Bagi saya, Cak Bambang Sebul adalah sosok senior yang bersedia kapan saja meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan adik-adik yang belum tentu dikenalnya. Bahkan yang sudah terpisah sekian tahun jauh di bawah beliau. Cak Bambang Sebul dengan saya berselisih 24 angkatan. Beliau P-9, mahasiswa perkapalan angkatan ke-9. Artinya beliau masuk ITS tahun 1969, bahkan di saat saya belum lahir.

Pertemuan dengan beliau bisa dihitung dengan jari. Pertama kali bertemu dengan Cak Bambang Sebul adalah tahun 1995. Waktu itu saya yang kebagian tugas di bagian dana acara seminar nasional maritim yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa jurusan. Bersama dengan teman seangkatan waktu itu, almarhum Wiwis Tri Andhika yang menjadi ketua panitia, kami menggelandang ke Jakarta, mencari sponsor untuk acara tersebut.

Sungguh salut dengan tanggapan senior-senior alumni yang begitu kompak. Bahkan tak segan membantu kami yang waktu itu sama sekali baru menyapa riuh rendahnya ibukota. Atas rekomendasi beberapa alumni, sampailah kami untuk mampir ke kantor beliau di bilangan Sabang, Jakarta Pusat.  Sebuah perkenalan pertama yang tak bisa dilupakan, karena atas jasa para senior-senior itulah, acara seminar yang diselenggarakan di gedung serbu guna ITS (kini: Graha Sepuluh Nopember) yang masih gres, dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Pertemuan kedua adalah tahun 1998. Waktu itu, bersama beberapa kawan kami diminta untuk ke Jakarta, meninggalkan kawan-kawan yang tengah membesarkan aksi mahasiswa yang terus membesar dari hari ke hari di Surabaya. Misi yang kami emban adalah menjalin komunikasi dengan alumni serta mencari dukungan bagi aksi-aksi tersebut. Saat berbagi tugas, salah satu nama yang kemudian terlintas di benak saya untuk dihubungi adalah nama beliau. Jadilah kemudian pertemuan kedua dengan beliau. Lagi-lagi di kantor beliau yang bergerak di bidang pekerjaan bawah laut.

Pertemuan ketiga adalah setahun setelah pertemuan kedua. Kali ini pertemuan tak sengaja di sebuah masjid, yang terletak tak jauh dari kantor beliau. Waktu itu, saya sedang mencari data tentang tugas akhir (TA) saya di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang terletak di jalan MH Thamrin. Diskusi kali ini lebih santai, karena tak ada misi khusus yang harus dibicarakan. Meski demikian, diskusi waktu itu sedemikian gayengnya. Mulai bahasan tentang gerakan mahasiswa pasca Presiden BJ Habibie, aktivitas organisasi kemahasiswaan pasca Mubes II ITS, hingga ke tugas akhir saya tentang energi alternatif. Sungguh diskusi yang akan senantiasa saya kenang. Mulai ashar sampai maghrib. Saya sungguh heran, kok bisa beliau kemudian menyempatkan waktunya untuk berdiskusi dengan saya.

Pertemuan ke-empat adalah saat acara IKA ITS yang menyelenggarakan Sidang Umum Majelis yang berlangsung di Hotel Novotel, Surabaya, beberapa tahun yang silam. Di tengah acara yang deadlock saat pemilihan Ketua Umum, kami sempat bertegur sapa dan berdiskusi dalam waktu yang singkat.

Belakangan saya menyadari, ternyata memang beliau adalah tokoh di belakang layar keberadaan IKA ITS selama ini. Beliaulah yang kemudian men-draft anggaran dasar dan anggaran rumah tangga IKA ITS, serta hal-hal organisatoris lainnya hingga keberadaan IKA ITS seperti yang kita kenal saat ini.

Selamat jalan, Cak. Semoga teladan yang telah dicontohkan senantiasa menjadi inspirasi kami, generasi yang akan meneruskan jejak langkah.

Doa kami mengiringi kepergianmu, Cak.

[kkpp, 07.01.2011]

Satu pemikiran pada “In Memoriam: Ir. Bambang Prasetyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s