In memoriam: Badrus Syamsi

Bandung. Dua hari jelang pergantian tahun. Sejak siang macetnya ampun-ampun. Perjalanan balik ke Jakarta pun hingga tengah malam belum sampai juga. Seisi mobil sudah tertidur, sementara saya yang di belakang setir mencoba melawan ngantuk dan jenuh. Antara ada dan tiada. Tiba-tiba, kedua lengan bawah tangan saya yang pegang setir terasa hangat, padahal mestinya sama dinginnya dengan temperatur AC mobil. Aneh.

Lanjutkan membaca “In memoriam: Badrus Syamsi” →

Kantin dan Bridge

kantin: hari terakhir 23052009Di kantin, kami mengenal bridge.

Di sanalah kami belajar mengeja mengapa ada tigabelas trik yang dicari.

Biar kantin kami (nyaris) mati, bridge telah menjelma di sanubari.

Di kantinbridge ini mari kita berbagi. Bercerita tentang kepahlawanan Spade, atau kisah mengharu-biru Heart, atau tentang Diamond yang senantiasa diburu, serta Club yang selalu diganggu. Boleh juga mendongenglah tentang Notrump yang tak pernah ragu.

Bila punya nyali, boleh juga temui kami di kantin yang (nyaris) mati.

(kkpp, 3 Oktober 2009)

ps. sedikit pembuka untuk website kami yang lebih fokus bertutur tentang bridge. monggo mampir ke http://kantinbridge.wordpress.com.

sedangkan foto di atas adalah hari terakhir kantin its. semoga hanya mati suri. malam sebelumnya kami bermain semalaman hingga subuh menjelang, sebagai persiapan keberangkatan tim ITS ke Kejurnas Gorontalo, saat siang harinya, kami jumpai kantin yang telah kosong dari meja dan kursi, sementara para pedagang tengah mengangkut apa yang bisa dibawa ke tempat penampungan baru.