Mendadak mbrabag dan mbrebes mili lihat foto ini (sumber foto lihat dari twitter-nya @setkabgoid, tulisan lengkap bisa mampir di sini).

Masih ingat jelas bagaimana mereka berjuang menyuarakan suaranya. Mengecor semen ke kaki di bulan April tahun ini sekalian kartinian sudah dilakukan, begitupun longmarch ratusan kilometer sudah, ngotot buka tenda di depan istana sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu. Pun bikin petisi juga sudah dilakukan oleh yang lainnya serta menautkan via berbagai media sosial. Tentang bagaimana dan apa, sila mampir di komunitas omah kendeng (www.omahkendeng.org).

Akhirnya, kemarin (2/8) bertemu juga dengan Presiden Joko Widodo secara langsung.

Kabulo kajate.

Tentu saja, bertemu dan berfoto dengan Presiden bukanlah hasil akhir. Hanya perlambang bahwa suara rakyat tak diabaikan. Jalan masih panjang. Semoga segera menemukan jalan keluar setelah menyampaikan langsung segala keluhan ke presiden. Semoga pula Presiden diberikan kekuatan mendengar dan bertindak untuk kepentingan rakyatnya.

Maafkan saya, saya lemah karena hanya bisa berdoa dari kejauhan.

[kkpp, 03.08.2016]

Nb. Postingan ini awalnya untuk dimuat di Path dan kemudian jadi pengin nyoba auto link ke Facebook dan blog. Ternyata perlu banyak edit sana-sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s