Tutup

#124

tetiba ia hadir tanpa pertanda. seperti hujan tanpa mendung. seperti pelangi tanpa hujan. seperti petir tanpa kilat.

begitu saja.

entah angin apa yang membawanya. datang dan pergi begitu saja.

ya, tetiba ia hilang secepat kedatangannya. secepat hujan tanpa mendung. secepat pelangi. secepat kilat.

begitu saja.

ternyata, hitungan belum berhenti di angka ini. someday someway, mungkin esok, atau esoknya lagi. mungkin begitu. kutunggu.

[kkpp, 03.03.2016]

 

About the author tattock

menyukai kata dan perjalanan memperluas cakrawala. lalu sejenak menepi untuk sekedar membingkai hidup yang tak hakiki.

All posts by tattock →

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: