tetiba ia hadir tanpa pertanda. seperti hujan tanpa mendung. seperti pelangi tanpa hujan. seperti petir tanpa kilat.

begitu saja.

entah angin apa yang membawanya. datang dan pergi begitu saja.

ya, tetiba ia hilang secepat kedatangannya. secepat hujan tanpa mendung. secepat pelangi. secepat kilat.

begitu saja.

ternyata, hitungan belum berhenti di angka ini. someday someway, mungkin esok, atau esoknya lagi. mungkin begitu. kutunggu.

[kkpp, 03.03.2016]

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s