Pertanyaan di atas menggelayuti benak Liverpuldian yang menyaksikan kekalahan kedua Liverpool di fase group-32 UEFA Champions League 2007/2008. Bertanding di hadapan suporter Besiktas yang sangat atraktif dan tak henti bernyanyi sepanjang pertandingan (mengingatkan saya akan Aremania), pasukan Rafa Benitez harus menerima hasil akhir 1-2.

Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, kelengahan lini belakang di awal babak pertama membuat Reina kebobolan dari tendangan yang membentur Sami Hyypia. Hyppia tentu bersedih. Dengan gol ini, maka mantan kapten Liverpool ini membuat gol bunuh diri dua kali berturut setelah Merseyside derby, Sabtu (20/10/07) yang lalu.

Pergantian Mascherano oleh Lucas Leiva serta Pennant oleh Benayoun tak cukup bisa menghasilkan gol. Malah Reina harus kebobolan lagi di sepuluh menit terakhir. Tandukan Gerrard beberapa menit kemudian, sempat menghidupkan asa saat pertandingan tersisa 5 menit plus 4 menit injury time. Sayang tak ada gol yang menyamakan kedudukan, meski Crouch turut bermain menggantikan Hyypia.

Hasil ini benar-benar mimpi buruk bagi finalis tahun lalu. Kekalahan dari Marseille di Anfield, plus draw di Porto menempatkan Liverpool di dasar klasemen. Praktis satu-satunya cara untuk lolos dari fase group hanya dengan memenangkan tiga laga tersisa.

Cukup berat, tapi Rafa Benitez masih cukup optimis. Seperti disampaikannya di situs resmi Liverpool,

“Obviously it is very difficult now for us to get through but I believe we still can. There are three games left and we must win all three, but we can do that. 

We have to wait to see now what we must do, how the numbers add up. The fact that Porto drew with Marseille in the other group game was a help for us, it certainly improves our options.

If we continue to play like we did in this match, with so much
dominance, we have a chance.”

Jadi, mari kita tunggu dengan penuh harap.

Walk on, walk on, with hope in your heart, you’ll never walk alone.

***

Dengan hasil ini, maka susunan pencetak gol Liverpool musim ini di segala ajang kompetisi adalah sebagai berikut:

  • Torres, 7 gol; 4 gol di BPL dan 3 gol di Carling Cup
  • Kuyt, 5 gol. Tiga gol di UCL, dan 2 gol penalti di Merseyside derby.
  • Voronin, 4 gol; 3 gol di BPL dan 1 gol di ajang UCL
  • Gerrard, 2 gol. Satu saat melawan Aston Villa dan satu melawan Besiktas 
  • Alonso, 2 gol. Dua gol dari partai melawan Derby County
  • Benayoun, 2 gol. Satu saat melawan Reading dan 1 gol penyelamat saat melawan Wigan
  • Crouch, 1 gol dari pertandingan lawan Toulouse
  • Hyypia, 1 gol
  • Sissoko, 1 gol
  • Babel, 1 gol.

Sementara Reina telah kebobolan 9 gol. Tiga dari penalti dan 2 dari gol bunuh diri (keduanya oleh Sami Hyypia). Sedangkan Itandje kebobolan 2 gol.

***

Sementara hasil UCL lainnya adalah sebagai berikut:

Grup A: Marseille – Porto (1-1)

Group B: Chelsea – Schalke (2-0) ; Rosenborg – Valencia (2-0)

Group C: Real Madrid – Olympiakos (4-2) ; Werder Bremen – Lazio (2-1)

Group D: Milan – Shakhtar (4-1) ; Benfica – Celtic (1-o) 

[kkpp.25.10.07]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s