Frankentuar & Witch-Hazel

Ikan Arwana yang diceritakan pada akhir kisah keping O (baca: “Keping A ke Keping Z”) mati (20/10) tadi malam. Entah mengapa. Padahal dua pompa aquarium yang biasanya jadi tertuduh masih beroperasi dengan normal. Soal kematian sang arwana tak bernama bisa jadi adalah pertanda dan bisa jadi pula kejadian biasa saja. Namanya mahkluk hidup ya akhirnya mati juga. Lanjutkan membaca “Frankentuar & Witch-Hazel”

Hujan dan Tukang Cukur yang Libur

Pluvio; (n) hujan; air.

Pluviophile; pengagum hujan; pemuja hujan; pecinta hujan.

Mood seharian berantakan. Seolah ada dementor mencecap kebahagiaan dan memenjarakan pikiran dalam dinginnya dinding penjara Azkaban. Yang sengaja menghilang sungguh tak tergantikan.

Lanjutkan membaca “Hujan dan Tukang Cukur yang Libur”

Jambul dan Helm

Jarum jam belum menunjukkan konfigurasi 180 derajat, alias jam enam tepat. Seperti pagi biasanya, saya masih menunggu Aurora dan Alvaro bersiap untuk berangkat ke sekolah. Koran pagi belum datang, jadilah saya menunggu sambil buka hp. Path dan grup whatsapp jadi sasaran.

Tetiba Varo di sebelah, sambil berkata: Ayah, aku gak mau pakai helm ya … Lanjutkan membaca “Jambul dan Helm”

Aksi Alvaro: Ikut Nimbrung Sesi Foto Ah …

Beberapa tahun terakhir Bundanya Aurora&Alvaro punya aktivitas mengabadikan hasil uji coba resep kue dan makanan untuk diunggah di blognya. Begitu halnya di Minggu pagi itu (20/2/2011). Kali ini adalah bikin pizza.

Pas sesi foto, kali itu saya ikut nimbrung. Memfoto produk, termasuk juga food photography, kelihatannya gampang padahal susah juga.

saat nimbrung ah ...

Saat kami berdua sibuk di belakang dengan masing-masing membawa kamera, tiba-tiba Varo ikut nimbrung sambil membawa kamera mainannya (dulunya kamera beneran, kamera pocket merk Fuji yang masih menggunakan film dan sudah rusak). Segera saja kami tergelak. Gak menyangka akan ulah si bungsu yang waktu itu berusia 25 bulan.

Jadilah sepagian itu kami tak lepas menahan tawa dan takjub. Bagaimana Varo mengambil dingklik, mendekati obyek foto, mengintip viewfinder, seolah dia memang bisa moto.

Ngomong-ngomong soal obyek foto di Minggu pagi itu, akan banyak dibahas di sini.

Hehe, Varo… Varo… Minggu pagi yang menyenangkan dan mengenyangkan.

[kkpp, 28.04.11]

Aksi Alvaro: Itu Bantalku!

Alvaro Muhammad Hamastyaparwa, si nomer dua ini masih berusia dua tahun lebih beberapa hari saat rangkaian foto di atas diabadikan. Masih belum ada kata yang bisa diucapkannya, tapi saat melihat bantalnya dipakai bergaya oleh kakaknya yang menirukan ibu-ibu penjual jambu air di pantai Camplong, dengan gagah berani memintanya dari sang kakak. Untung sang kakak suka mengalah demi sang adik. Ah, lekas besar ya, Le

[kkpp, 11.03.11]