Sepasukan rinai hujan mengintai datangnya malam.

berdebam jatuh satu demi satu

berhitung bumi tanpa lelah: satu, dua, tiga, sepuluh, seratus, seribu, sejuta, …

Malam semakin larut, bumi tak kunjung selesai berhitung.

Maka, pernahkah engkau berhitung akan nikmatNya?

(kkpp, 11.04.2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s