Partai perdana The Reds di UEFA Champions League musim 2007/08 adalah melawat ke kandang FC Porto. Laga yang digelar di Dragon Stadium ini cukup menantang, mengingat jawara UCL musim 2003/2004 ini mempunyai rekor yang baik untuk partai kandang melawan tim-tim Inggris. Sembilan kali pertandingan tanpa kalah.

Ternyata rekor belum tumbang. Liverpool yang tampil dengan sepuluh orang sejak menit ke-57 akibat Pennant mendapat dua kartu kuning hanya mampu mempertahankan skor imbang 1-1 yang diperoleh babak pertama. Penalti Luncho Gonzalez dibalas dengan heading Dirk Kuyt. Selintas gol ini mirip gol Kuyt pada malam final UCL 2006/2007 di Athena.

Diakui oleh Rafa Benitez, the Anfield Gank tidak bermain dengan karakter seharusnya. Khususnya di 45 menit pertama. Perubahan yang diharapkan dapat terjadi telah pupus dengan keluarnya kartu merah 13 menit setelah peluit babak kedua. Dengan demikian, satu poin dari laga tandang ini cukup dapat diterima.

Bagi Pepe Reina, ini adalah gol ketiga yang bersarang di gawangnya selama musim ini resmi bergulir. Menariknya, ketiganya adalah dari penalti. Adalah Gareth Barry (Aston Villa), Lampard (Chelsea) dan Luncho Gonzalez. Sayang memang, Pepe tidak berhasil menggagalkan penalti sebagaimana dilakukan di partai melawan Portsmouth, Sabtu (15/9) yang lalu.

Bagi  Kuyt, ini juga merupakan gol ketiga di musim ini dan ketiganya  adalah di ajang UCL. Catatan tiga gol dalam musim ini setara dengan yang dilakukan Torres dan Voronin.

Jangan khawatir, catatan ini akan masih bertambah di kemudian hari …

[kkpp.19.09.2007]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s