Plengkung dan Taman Nasional Alas Purwo (3)

kkpp11Antara Rowobendo dan Pancur, dua resort di area Taman Nasional Alas Purwo dimana masing-masing terdapat pos penjagaan (baca di sini dan sini), sebenarnya hanya terpisah lima kilometer saja. Tetapi di perjalanan kami banyak mampirnya. Walhasil jarak yang tak seberapa itu kami tempuh lebih dari dua jam.

Pura Giri Saloka, adalah salah satu spot antara Rowobendo dan Pancur. Umumnya menjadi tujuan dari peziarah religius umat Hindu. Beberapa mobil ber-plat mobil ‘DK’ tampak beriringan bersama kami siang itu (20/10).

Indahnya pemandangan alam berpadu dengan keindahan sosial, manakala mobil four wheel drive penuh dengan pecalang sengaja berhenti, memisahkan diri dari rombongan hanya untuk menolong kendaraan  lainnya yang tengah kesusahan karena ban bocor. Lanjutkan membaca “Plengkung dan Taman Nasional Alas Purwo (3)”

Plengkung dan Taman Nasional Alas Purwo (2)

kkpp01Pancur. Jelang pukul 14 siang itu (20/10), sampai juga kami di pemberhentian terakhir menuju Plengkung. Kelegaan kami membuncah  sesampainya di sana. Bagaimana tidak, perjalanan dengan kendaraan sendiri sejak pagi tadi dari Ketapang, akhirnya berakhir. Kini kami harus berganti dengan kendaraan four-wheel drive yang ditetapkan oleh Taman Nasional untuk menuju Plengkung. Mungkin alasan yang sama, sebagaimana yang diterapkan oleh Taman Nasional Bromo yang membatasi kendaraan untuk memasuki area taman nasional. Lanjutkan membaca “Plengkung dan Taman Nasional Alas Purwo (2)”