menulis
-
“Perhatian. Perhatian. Kereta akan tiba di stasiun tujuan dalam beberapa menit lagi. Bagi penumpang yang akan turun, perhatikan barang bawaannya. Jangan sampai ada yang tertinggal. Apa lagi yang ketinggalan adalah barang kesayangan. Tumbler misalnya.” Read more
-
Matahari telah bergulir ke barat. Di grabcar yang melaju ke kantor customer terdengar lamat-lamat azan asar. Mungkin karena suara azan itu Pak Driver Online yang sedari tadi diam tiba-tiba bilang, “Lha iya pak, sepagian ngetem baru dapat penumpang ya Bapak ini.” Read more
-
Tiap tulisan punya pembacanya sendiri. Jangan khawatir. Read more
-
Sepertinya sejak zaman Habibie menjadi Presiden Republik Indonesia aku kesulitan mengingat sebuah nama. Read more
-
Bukan, ini bukan catatan kolom bahasa Indonesia tentang beda ‘ditepikan’ dan ‘di tepian’ sebagaimana pembahasan tentang beda antara di-disambung dengan di-dipisah yang kita sering menemukan kesalahkaprahan penggunaannya. Sama sekali bukan. Read more
-
Sedia payung sebelum hujan. Antisisapi kalau pakai bahasa Srimulatan. Plesetan dari antisipasi. Sebuah upaya dini bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari sebuah kejadian. Read more
-
Dulu suara dibungkam dengan senapan. Dalihnya suara sumbang merusak persatuan kesatuan. Kini zaman sudah berbeda. Suara sumbang ditenggelamkan oleh keriuhan buzzer bersenapan tanda pagar. Suara keresahan dibiarkan larut dalam keramaian. Read more
-
Buanglah sampah pada tempatnya. Begitu kami diajarkan di sekolah dulu. Mestinya kalian juga diajarkan hal yang sama bukan? Anak kini malah sudah diajarkan memilah sampah, menggunakan peralatan yang bisa didaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik. Sudah benar. Tapi bagaimana pelaksanaannya? Read more
-
Bolehkah aku jatuh cinta sekali lagi? Tanyaku padamu tanpa kata. Berharap binarmu tangkas menangkap sinyal radar yang kutitipkan gelap malam. Read more
-
Menanti Isak sejak magrib. Bukan magrib hari ini tapi magrib di suatu hari sejak saga proses kepindahannya yang penuh drama. Rumornya sudah ditiup sejak musim yang lalu ditutup dengan gemilang lantas bergulir dengan episode yang alur ceritanya terlihat happy ending sekaligus sad ending buat point of view yang berbeda. Read more
-
“Kalau semua tak membawa berita sepertimu, besok kita mau terbit kosongan? Apa kata yang sudah berlangganan? Masak koran isinya iklan dan iklan … . ” Read more
-
Sejak diterima di PTN beda kota, kata ‘pulang’ berarti Malang. Kota kelahiran, sekaligus tempat Bapak dan Ibu berada, yang senyum dan doa mereka adalah hal paling menenteramkan. Read more
-
Perjalanan kehidupan katanya disusun dari pilihan-pilihan yang kita ambil. Pilihan kecil atau pilihan besar tergantung dari sudut pandangnya. Read more
-
“Sebentar ya Pak, tangan saya cuma satu,” kata saya kepada driver online yang menjemput. Read more
-
Hai, Mei! Ke mana saja kamu? Read more
