In memoriam: Deddy Sutomo

Kabar duka datang dari akun twitter @poeticpicture –akun yang saya ikuti karena dari nama akunnya saja sungguh memikat: foto puitis, yang belakangan kemudian hasil karyanya sering menemani saya sebagai bahan bacaan wajib baca pas naik Citilink, lha ternyata beliausi pemilik akun adalah Editor in Chief-nya LINKERS, inflight magazine-nya Citilink–, bahwa pamannya meninggal dunia pagi tadi (18/4).Lanjutkan membaca “In memoriam: Deddy Sutomo”

In memoriam: Yono Hermanto

Awal kecemplung di dunia sales,  mentor saya tanpa mengajarkan teori langsung menyarankan untuk belajar dari para senior di kantor. Tepatnya sih, mengamati para senior itu bekerja, terutama bagaimana mereka mempunyai gaya nyales yang berbeda satu sama yang lain. “Salesmanship is an art.

In memoriam: Pur Byantara

“Kapan kita main pasangan? Pasti nggak mau ya main sama saya … ,” pertanyaan dari Pak Pur dengan senyum terkekeh khasnya, begitu yang sering ditanyakan kepada saya jika kami bertemu, masih terngiang. Pertanyaan itu biasanya saya iyakan, tapi sudah tak ada lagi yang akan bertanya seperti itu lagi. Beliau sudah berpulang ke Sang Penciptanya, KamisLanjutkan membaca “In memoriam: Pur Byantara”

In memoriam: Enes Teguh Panderman

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar. Oktober 2014. Berdua dengan kawan perjalanan, Yunanta Erwahyudi (@Yunthe), kami menjadikan KBRI sebagai tujuan pertama.  Maksudnya sih biar gampang dapat informasi tentang bagaimana mendapatkan tiket untuk pertandingan pertama Indonesia di ajang AFC U-19 Championship 2014.

In memoriam: Sumarno

Seberapa sering berita tentang kematian datang kepada kita? Ia adalah kewajaran. Ia juga sebuah kepastian. Kadang mengagetkan. Kadang justru malah membawa kisah mengagumkan. ~ @tattock – Berita Kematian Berita mengagetkan itu kali ini datang dari seorang kawan. Almarhum yang diberitakan adalah seorang kakak kelas setahun di atas saya sewaktu belajar di jurusan Teknik Sistem PerkapalanLanjutkan membaca “In memoriam: Sumarno”

In Memoriam: Tries Dhiman

Jika ada satu nama yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang kakak yang baik, bagi saya salah satunya adalah Tries Dhiman. Beliau adalah kakak kelas saya jauh di atas saya, 17 tahun di atas saya. Tapi perjumpaan saya di tahun 1995 dengan beliau benar-benar mengesankan. Bagaimana beliau yang sedikit pun tak mengenal saya dan teman-teman yang sedangLanjutkan membaca “In Memoriam: Tries Dhiman”

In Memoriam: Sandjaja Kosasih

Cak Sanko, demikian kami menyapanya di milis alumni ITS terbesar, al-its@yahoogroups.com. Nama lengkapnya adalah Sandjaja Kosasih, senior alumni jurusan arsitektur, kira-kira satu dekade di atas saya. Beliau adalah salah satu pegiat IKA ITS khususnya di kepengurusan wilayah Kalimantan Timur dan sekaligus salah satu post-er milis favorit saya. Milis yang lebih mirip dengan warung kopi, siapaLanjutkan membaca “In Memoriam: Sandjaja Kosasih”

In Memoriam: Ir. Soetjipto

Tokoh, salah satu orang kuat (di/dari) Jawa Timur. Sebagai politisi dia punya sikap dan setia pada pilihan. Sebagai wirausahawan dia berilmu dan ‘utun’. –Fitradjaja Purnama Insinyur yang berpolitik dan melawan. Mungkin itulah gambaran sosok Pak Tjip, yang tak berbeda dengan tokoh yang ia kagumi, Bung Karno. Selamat jalan Pak Tjip. –detik.com Pak Tjip, begitu beliauLanjutkan membaca “In Memoriam: Ir. Soetjipto”

In Memoriam: Erry Susanto

“if everything has been written down, so why worry” Sungguh tak menyangka jika status di profile Blackberry Messenger  punya kawan Erry adalah pratanda dirinya pamit mendahului kami menghadap Ilahi. Status yang semestinya dengan mudah dicek karena ada di genggaman tangan, sungguh tidak saya ketahui dan tidak saya sadari seandainya saja tidak ada pesan dari kawanLanjutkan membaca “In Memoriam: Erry Susanto”