Menyempurnakan Sebentuk Cinta

Siapa sih yang tak kenal dengan slogan “Empat Sehat Lima Sempurna”? Slogan yang berkenaan dengan keterpenuhan gizi yang kita akrabi sejak bangku sekolah dasar. Slogan yang diperkenalkan sejak tahun 1950-an dan hingga kini masih cukup mudah dipahami oleh siapa saja. Meski saat ini dianggap tidak tepat lagi seiring dengan perkembangan ilmu gizi, tetapi kapan hari sewaktu menemani si sulung (saat tulisan ini dibuat, masih duduk di kelas tiga SD) yang sedang belajar, saya masih menemukan slogan tersebut di salah satu bukunya.

Bukan, saya bukan sedang membicarakan tentang gizi. Saya bukan pula sedang mempertentangkan slogan yang lebih tepat untuk menggantikannya. Bukan pula hendak memprotes kandungan kurikulum pendidikan kita. Lanjutkan membaca “Menyempurnakan Sebentuk Cinta”