Jambul dan Helm

Jarum jam belum menunjukkan konfigurasi 180 derajat, alias jam enam tepat. Seperti pagi biasanya, saya masih menunggu Aurora dan Alvaro bersiap untuk berangkat ke sekolah. Koran pagi belum datang, jadilah saya menunggu sambil buka hp. Path dan grup whatsapp jadi sasaran.

Tetiba Varo di sebelah, sambil berkata: Ayah, aku gak mau pakai helm ya … Lanjutkan membaca “Jambul dan Helm”