Bis Surat Yang Terlupakan

Tak ada yang meragukan jasanya dulu. Saat belum ada Facebook, Twitter, Blackberry Messenger, serta media jejaring lainnya, dialah yang menghubungkan dengan sanak, kerabat, serta kawan yang terpisahkan jarak dan ruang. Apalagi bagi kami yang kemudian merantau, melanjutkan langkah keluar dari kampung halaman. Warnanya oranye. Identik dengan induknya. Dulu letaknya di pojok kantin ITS. Dan kiniLanjutkan membaca “Bis Surat Yang Terlupakan”