Kepingan Koratkarit Paling Pojok

"musuh kita adalah waktu yang tak ragu bergerak maju, dan senyummu itu, tertinggal di masa lalu"

Kehilangan

“Perhatian. Perhatian. Kereta akan tiba di stasiun tujuan dalam beberapa menit lagi. Bagi penumpang yang akan turun, perhatikan barang bawaannya. Jangan sampai ada yang tertinggal. Apa lagi yang ketinggalan adalah barang kesayangan. Tumbler misalnya.”

Kami satu gerbong saling berpandangan dan tertawa bareng-bareng teringat kejadian viral kapan hari.

Peristiwa kehilangan tumbler yang viral lalu mengajarkan banyak hal, dari kehilangan tumbler hingga kehilangan pekerjaan. Serta yang terpenting bagaimana kita menyikapi kehilangan.

Mencari dan memperjuangkan yang hilang atau ‘nrimo dan ‘move on’?

Kalau yang hilang sepele, lupakan.
Kalau yang hilang adalah hal penting, perjuangkan hingga titik darah terakhir. Mungkin tak akan mengembalikan apa yang sudah terlanjur hilang itu, tapi sebagai pengingat bahwa yang menghilangkan tetap harus dimintai pertanggungjawaban agar tak terulang kasus penghilangan tersebut.

Kalau yang hilang adalah sekedar materi yang tergantikan, coba cari penggantinya. Tapi kalau yang hilang adalah hal yang penting dan mendasar, ya perjuangkan.

Kemana harus mencari kalau yang hilang adalah negara berkeadilan?
Kemana harus mencari kalau yang hilang adalah presiden yang mau mendengar jeritan korban kehilangan sandang pangan papan karena bencana?
Kemana harus mencari pengelola negara yang beneran mengabdi rakyatnya?

Kemana harus mencari kalau dirimu
menghilang menghapus jejak tak ingin ditemui?

[kkpp, 02.01.2026]

Note: tulisan ini pernah diposting di akun instagram @tattock_ untuk Gerimis 30 Hari Desember 2025 pada hari ke-14

Tinggalkan komentar