fiksimini, Uncategorized

Mainan Baru: Rokasuka Dekuta

Salah satu yang membuat saya menyukai menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia adalah kemungkinan menonton film-film Indonesia terpilih. Misalnya saja film Semesta Mendukung yang mengkisahkan seorang anak (diperankan oleh Sayef Muhammad Billah) yang berjuang menjadi juara olimpiade fisika karena salah satu alasan ingin mencari ibunya yang lama tak pulang merantau menjadi TKW. Kisah yang saya tonton saat terbang dari Timika ke Surabaya via Denpasar pertengahan Juni yang lalu. Baca lebih lanjut

Standar
fiksimini, Kisah Kehidupan, Puisi, Uncategorized

Dibuang Sayang (1)

Anda rajin nge-tweet? Atau update status di FB?

Bila iya, pernahkah Anda membaca lagi tweet Anda yang lalu atau update status tersebut di masa yang lalu?

Bagi sebagian orang, ngetweet atau meng-update status ibarat nyampah. Dibuang dan tak ditengok kembali. Plung-lap. Tetapi ada juga yang sesekali membacanya lagi. Menikmati sampah karena ada yang menarik di sana.

Nah, posting kali ini adalah hasil “sampah” saya yang ingin saya baca kembali tanpa harus sibuk meng-scroll-down. Tentunya tidak semua. Hanya beberapa saja.

***

#1 – 14/10/2010 | menembus lebatnya hujan. berteman merdunya senandung ermy kulit. wrrr! sepeda motor menyalip. pasangan tak berjas hujan menggendong bayi!

#2 – 15/10/2010 | hujan semalam tak kunjung reda. wajah sumringah para pelajar, wajah sumpek para pengantar. petugas sekolah kebingungan di bawah payung.

#3 – 15/10/2010 | AJAIB. hujan semalam menyulap sepeda merah di halaman seperti kapur barus. lenyap tak berbekas.

#4 – 22/10/2010 | Bujobajabu. Kumantrain dar-der-d0r polisi untuk mahasiswa sebagai cara mengetuk pintu hati Presiden. @fiksimini

#5 – 22/10/2010 | berserak mantera-mantera di luar pagar istana. sementara si kau tahu siapa yang tak boleh disebut namanya berujar: Aku Kuasa! @fiksimini

#6 – 22/10/2010 | TANGGAL TUA. ‘saldo anda tidak mencukupi’. begitu pesan di layar biru atm. bah! tanggal tua begini, mantrapun tak manjur. @fiksimini

#7 – 23/10/2010 | mencari sebatas peluh, bersendawa melepas keluh

#8 – 23/10/2010 | TAK LAGI pernah terlambat sejak kutiupkan arsenik pada tiap jejak detak detik. Tanganku bersimbah dosa atas matinya ribuan jam @fiksimini

#9 –  28/10/2010 | mengenang masa berlalu. terperangkap ruang beku. bisu. kelu.

#10 – 30/10/2010 | itu aku. bisik kata hati sang mantan demonstran saat membaca iklan: DICARI! Kompor hemat energi. @fiksimini

#11 – 02/11/2010 | ketika daun kering menguning, menjadi hijau segar dan kembali tunas, tak terasa tetes kopiku tandas. tak terasa semakin TUA @fiksimini

#12 – 05/11/2010 | DIRAMPOK. kumatikan ac. rasa dingin tetap menyergapku. ternyata adalah stainless steel senjata tajam yang menempel di leherku @fiksimini

#13 – 07/11/2010 | hal paling menyenangkan dari reuni adalah saat menemukan kawan-kawan lama tetap bersemangat untuk bergerak maju. vivat!!

#14 – 09/11/2010 | SEPERTI cinta satu malam, si barry kecil tak lagi ingat dengan siapa dirinya bermain dulu. besok dia tetap Mister President. @fiksimini

#15 – 15/11/2010 | NASIB PEKERJA. Terpaksa tetap harus ke dokter, meski sudah tahu obat penawar sakitnya apa.

#16 – 16/11/2010 | jare Kartolo: “Peno iku koclok …”

#17 – 17/11/2010 | SEMOGA senantiasa dileluasakan hati kita untuk berbagi, baik dalam kesempitan dan kelapangan rejeki. mohon maaf lahir dan batin.

#18 – 17/11/2010 | KANGEN. Daging korban dalam tas hitam yang diterima siang ini, mengingatkan bayinya yg dia buang dalam tas hitam bertahun lalu @fiksimini

#19 – 21/11/2010 | TAK RATA. Jadilah kuyup sepihak.

#20 – 21/11/2010 |  LARUT. Kusapa malam. Jabat erat dalam pekat. Adakah yang hendak singgah?

#21 – 23/11/2010 | MEMILIH. Daripada dihakimi massa, karena tak bisa menyebutkan nama suami, gadis itu memilih mengerami telur-telurnya @fiksimini

#22 – 23/11/2010 | TanggungJawab. “Saya hanya menjawab, Pak,” ujarnya ditanya bapak pacarnya. “Anak Bapak yg menanggung,” jawabnya enteng @fiksimini

#23 – 23/11/2010 | BUKAN SUAMI SIAGA. Ayah janin dikandungnya adalah pembinanya @fiksimini

#24 – 24/11/2010 | “tiup lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga…, ” nyanyi bocah-bocah riang. sontak, angin puyuh datang. SENYAP! @fiksimini

#25 – 25/11/2010 | TIDAK TIAP TENGAH MALAM JUMAT. Kali ini suara sunyi malam mengirimkan lamat-lamat suara suluk dalang wayang kulit dari kejauhan. Ehm …

[bersambung. kkpp, 07.05.2011]

Standar
Liverpool, Sepakbola, Uncategorized

Jalan Masih Panjang

Bagi Liverpuldian dimana saja, hasil pertandingan melawan Tottenham Hotspurs di Anfield minggu (7/10/07) malam waktu Indonesia menyisakan sedikit pahit. Pahit sisa kekalahan atas Marseille di tempat yang sama Kamis dini hari kemarin masih tersisa. Di tambah karena inilah partai ketiga di musim ini di kandang, dimana sang tamu bisa pulang membawa satu poin. Chelsea (1-1), Birmingham (0-0), lantas Tottenham (2-2).

Gol Andry Voronin di awal 20 menit tak lantas membikin Liverpool tampil trengginas. Yang ada malah kecolongan di akhir babak pertama dan di awal babak kedua. Kedua gol yang sangat mirip. Dari kiper (Paul Robinson), tandukan Berbatov menundukkan Hyypia, lantas satu sentuhan Robbie Keane menaklukkan Reina. Untung saja Torres menyelamatkan Liverpool dari kekalahan di masa injury time.

Sebagian dari kami sedikit jengkel. Di forum, di milis, banyak yang mempertanyakan hasil partai ini. Namun saya berada di pihak yang bersebelahan. Sedikit kecewa tapi masih tetap optimis. Saya sedikit banyak berdiri pada posisi Jamie Carragher seperti dilansir situs resmi Liverpool kemarin (9/10/07) ini:

“It’s a long season and there’s still a long way to go. Don’t forget, we’re still unbeaten in the league as well. We just have to make sure we win at Goodison in a couple of weeks.”

Ya, Liverpool masih memainkan 8 games BPL. Masih ada 30 partai lagi. Selama Liverpool mampu mempertahankan rekor tidak terkalahkan, masih ada kans kita berbahagia di akhir musim.

***

Update catatan gol setelah pertandingan ini adalah sebagai berikut:

  • Torres, 7 gol; 4 gol di BPL dan 3 gol di Carling Cup
  • Voronin, 4 gol; 3 gol di BPL dan 1 gol di ajang Champions
  • Kuyt, 3 gol. Satu dari Porto dan dua dari pertandingan lawan Toulouse
  • Alonso, 2 gol. Dua gol dari partai melawan Derby County
  • Benayoun, 2 gol. Satu saat melawan Reading dan 1 gol penyelamat saat melawan Wigan
  • Crouch, 1 gol dari pertandingan lawan Toulouse
  • Hyypia, 1 gol
  • Gerrard, 1 gol
  • Sissoko, 1 gol
  • Babel, 1 gol.

Sementara Reina kebobolan 6 kali (3 gol dari penalti) dan Itandje kebobolan 2 gol.

[kkpp.10.10.07]

Standar
Uncategorized

Sahur di Kala Kekalahan Pertama

Sahur di hari ke-22, bulan Ramadhan 1428 ini terasa pahit. Bukan karena tidak ada lauk, bukan pula karena kehabisan stok gula. Semata karena kekalahan pertama Liverpool di ajang resmi musim 2007/2008. Gol Valbuena di menit 76 di pojok kiri gawang Reina seolah membangkitkan Liverpool yang sejak menit pertama seperti terlena. Namun sisa waktu tak cukup. Bahkan untuk sekedar menyamakan kedudukan. Walhasil, kekalahan 0-1 di Anfield harus diterima sebagai sebuah kenyataan.

Tampil dengan pasangan Crouch-Torres di depan, supply umpan dari sayap yang diperankan Benayoun dan Leto tidak banyak menghasilkan keakuratan. Sementara di tengah pun, Sissoko yang mendampingi SG8 tampil di bawah performanya. Begitu halnya ketika Riise, Voronin, dan Kuyt yang tampil sebagai pengganti, tak bisa mengkonversi peluang menjadi gol yang dinanti.

Sementara Marseille tampil dengan lima gelandang dan hanya menyisakan Niang di depan sebagai striker. Dua alumni Liverpool, Djibril Cisse dan Zenden tampil di pertandingan ini. Tampil pula Benoit Cheyrou yang merupakan adik dari alumni Liverpool lainnya, Bruno Cheyrou.

Seperti pertandingan-pertandingan terakhir, entah karena faktor rotasi yang mengakibatkan tidak ada pemain yang sama persis yang dimainkan dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain, pemain Liverpool terlihat canggung dalam memberikan umpan dan men-support pergerakan pemain lainnya. Malah, mereka terlihat gugup ketika menghadapi serangan balik tim dari Prancis itu. Kartu kuning yang lebih banyak, penguasaan bola yang kalah, shot on goal yang kalah, telah menunjukkan bahwa tim harus berbenah.

Kehilangan 4 poin dari 18 poin yang mungkin, sangat terasa bagi tim yang bermain di fase group yang hanya menyisakan juara dan runner up group untuk lolos ke babak berikutnya. Namun peluang masih ada. Tinggal bagaimana Rafa mencari formulasi yang lebih greng. Entah kembali ke pakem: “Don’t change the winning team” atau tetap percaya kepada rotasi ala rafalution.

Yang jelas kemenangan tetaplah akan terasa manis, seperti halnya yang direguk oleh ketiga tim Inggris yang bermain di UCL. Arsenal menang 1-0 saat tandang. Pun juga dengan Chelsea dan Man U yang bermain kandang. Sementara kekalahan tetaplah pahit sebagaimana dirasakan juara tahun lalu, Milan di kandang Celtics.

***

Dari hasil pertandingan ini maka untuk pertama kali pula Reina dibobol melalui gol yang dihasilkan open play (bola hidup). Dan catatan torehan gol pun tidak berubah seperti ini:

  • Torres, 6 gol. Hattrick ke Reading (Carling Cup) dan dua gol dari Derby County dan 1 gol ke gawang Petr Chech
  • Voronin, 3 gol. Dua gol di ajang liga dan 1 gol di ajang Champions
  • Kuyt, 3 gol. Satu dari Porto dan dua dari pertandingan lawan Toulouse
  • Alonso, 2 gol. Dua gol dari partai melawan Derby County
  • Benayoun, 2 gol. Satu saat melawan Reading dan 1 gol penyelamat saat melawan Wigan
  • Crouch, 1 gol dari pertandingan lawan Toulouse
  • Hyypia, 1 gol
  • Gerrard, 1 gol
  • Sissoko, 1 gol
  • Babel, 1 gol.
Standar