Antara SPBU, F1, dan korupsi kecil-kecilan

Bayangkanlah sebuah pertandingan tanpa kompetisi. Bagi saya, hal itu berarti tak akan ada lagi menariknya menjadi penonton. Kita hanya akan melihat Fernando Alonso melaju sendirian di lintasan balap. Sangat membosankan. Hanya ada dua kemungkinan. Kita hanya akan menanti Alonso mencapai finish (line), naik podium sendiri, dan menikmati sampanye-nya sendiri. Atau, Alonso akan berbuat salah-salah sendiri.

Bridge Pra PON XVII di Mataram

Beberapa hari ini,¬†sejumlah kawan di klub AIC Bridge Club -yang kali ini mewakili provinsi- tengah berada di Mataram untuk memperebutkan tiket berlomba di Pesta Olahraga Nasional yang rencananya akan diselenggarakan di Kalimantan Timur. Dari berita GABSI¬†sudah ada 30 provinsi yang mendaftar untuk open team putra dan 12 provinsi untuk team putri. Team putra akan dibagiLanjutkan membaca “Bridge Pra PON XVII di Mataram”

Bangkit timnas Indonesia! Bangkit negeriku!

Berakhir sudah euforia berjuta penikmat dan pecinta bola di tanah air seiring kalahnya timnas Indonesia dari Korea 1-0 di fase group Piala Asia 2007. Satu gol balasan tak kunjung datang, meski pertandingan di sebelah menghasilkan kemenangan untuk Saudi Arabia. Andai gol yang ditunggu itu datang -entah dari Ellie Aiboy, atau Firman Utina, atau Bambang Pamungkas,Lanjutkan membaca “Bangkit timnas Indonesia! Bangkit negeriku!”

In Memoriam: Ir. I Wayan Lingga Indaya, MT

Jumat itu tertanggal 13 Juli 2007. Friday  the thirteenth, kata orang-orang. Pagi itu maksud hati hendak posting ke milis marine engineering its, sebuah doa untuk dosen wali saya dulu yang sejak Rabu kemarin (11/7) masuk RSUD Dr Sutomo karena sakit jantung. E-mail berisi doa belum sempat terkirim, malah ternyata yang saya dapati adalah berita dukaLanjutkan membaca “In Memoriam: Ir. I Wayan Lingga Indaya, MT”